BandungDaerah

Sampah Bandung Mulai Terangkut Lagi, DLH Pastikan Kondisi Berangsur Normal dan Segera Pulih

rakyatdemokrasi
×

Sampah Bandung Mulai Terangkut Lagi, DLH Pastikan Kondisi Berangsur Normal dan Segera Pulih

Sebarkan artikel ini
Sampah Bandung Mulai Terangkut Lagi, DLH Pastikan Kondisi Berangsur Normal dan Segera Pulih locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] Bandung – Kabar baik menyelimuti warga Kota Bandung pasca-libur Lebaran 1447 H. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan bahwa proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti telah kembali berjalan. Setelah sempat terkendala pembatasan operasional, kini penanganan sampah di sejumlah titik secara bertahap menuju kondisi normal.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengungkapkan bahwa kondisi penumpukan sampah yang sempat terlihat di beberapa tempat telah diprediksi sebelumnya. Hal ini merupakan konsekuensi dari adanya pembatasan pengangkutan dalam beberapa waktu terakhir akibat libur Lebaran dan penyesuaian operasional TPA.

tempat.co

“Hari ini baru mulai ada pengangkutan kembali. Jadi kalau pagi hari terlihat penuh, sore ini sudah mulai berangsur terjadi pengurangan,” ujarnya kepada Humas Kota Bandung, Senin (23/3/2026).

Pengangkutan dan Pengolahan Mulai Bergerak

Berdasarkan pemantauan melalui sistem Smart Waste Management (SWM) milik DLH Kota Bandung, aktivitas pengangkutan dan pengolahan sampah telah berlangsung di berbagai titik. Darto menjelaskan bahwa meskipun belum sepenuhnya optimal seperti hari normal, progres yang dicapai cukup signifikan.

“Pengangkutan sudah berjalan, pengolahan juga sudah berjalan. Sore ini diproyeksikan akan ada pengurangan yang signifikan di beberapa titik,” katanya.

Sistem SWM memungkinkan DLH untuk memantau secara real-time volume sampah di setiap Tempat Penampungan Sementara (TPS), sehingga penanganan dapat diprioritaskan ke lokasi-lokasi yang paling kritis.

TPS Prioritas: Ciwastra, Cijambe, dan Jalan Indramayu

Darto mengakui bahwa masih terdapat sejumlah TPS yang mengalami penumpukan. Hal ini dipengaruhi oleh dua faktor utama: adanya “tabungan” sampah dari hari-hari sebelumnya selama masa pembatasan operasional, serta keterbatasan kuota pengangkutan harian ke TPA Sarimukti.

Tiga TPS yang menjadi perhatian utama berada di kawasan:

TPSKondisi
CiwastraPenumpukan signifikan, sedang dalam proses pengangkutan bertahap
CijambeVolume sampah tinggi, petugas dikerahkan untuk percepatan
Jalan IndramayuPenanganan telah dimulai, target tuntas dalam 1–2 hari

Di ketiga lokasi tersebut, penanganan telah dilakukan, namun volume sampah yang menggunung dipastikan belum dapat teratasi sepenuhnya dalam satu hari. DLH terus mengerahkan armada tambahan untuk menyelesaikan sisanya.

Program Gaslah: 4 Kecamatan Lampaui Target

Selain pengangkutan ke TPA, DLH Kota Bandung juga mengoptimalkan upaya pengolahan sampah di tingkat kewilayahan melalui program Gaslah (Gerakan Olah Sampah di Lingkungan Masyarakat). Hingga Senin (23/3/2026) pukul 12.29 WIB, tercatat sejumlah kecamatan telah menunjukkan kinerja impresif:

  • 4 Kecamatan telah melampaui target harian: Ujungberung, Bandung Kidul, Batununggal, dan (satu kecamatan lainnya).
  • 10 Kecamatan berada pada capaian di atas 50% hingga di bawah 100%: Cibiru, Gedebage, Kiaracondong, Arcamanik, Antapani, Mandalajati, dan lainnya.
  • Sisanya masih di bawah 50% (zona merah): Menjadi fokus percepatan DLH dalam beberapa hari ke depan.

DLH memperkirakan capaian pengolahan sampah melalui Gaslah akan terus meningkat hingga sore hari, dengan target seluruh kecamatan dapat melampaui 50 persen dari target harian.

Koordinasi Lintas Perangkat Daerah

Untuk memastikan penanganan berjalan efektif, DLH Kota Bandung telah melakukan rapat koordinasi bersama kewilayahan dan perangkat terkait. Langkah ini dilakukan untuk memantau kondisi lapangan secara langsung serta mempercepat penanganan di titik-titik prioritas.

Darto menegaskan bahwa kolaborasi antara DLH, camat, lurah, dan petugas kebersihan menjadi kunci dalam mengatasi lonjakan volume sampah pasca-libur Lebaran.

Target Besok: Kembali Normal

Dengan optimisme yang terjaga, Darto memastikan bahwa mulai besok (Selasa, 24 Maret 2026) aktivitas pengelolaan sampah akan kembali ditingkatkan secara bertahap.

“Besok sudah bisa kembali normal. Baik pengangkutan ke TPS, pengangkutan ke TPA, maupun pengolahan akan kita tingkatkan kembali,” ujarnya penuh keyakinan.

Peningkatan kapasitas ini mencakup penambahan armada truk sampah, perpanjangan jam operasional pengangkutan, serta penguatan program pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Imbauan untuk Warga Bandung

Darto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan. Ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pengurangan sampah dari sumbernya, seperti:

  1. Memilah sampah organik dan anorganik di rumah.
  2. Memanfaatkan sampah organik untuk kompos atau maggot.
  3. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
  4. Mengaktifkan kembali bank sampah di lingkungan masing-masing.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan mengurangi sampah dari sumbernya, beban pengangkutan ke TPA juga akan berkurang,” pesannya.

Adapun terkait kondisi penumpukan sampah yang masih tersisa di beberapa TPS, Pemkot Bandung memastikan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan hingga seluruh titik benar-benar bersih.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, warga Bandung dapat bernapas lega. Kota Kembang perlahan tapi pasti kembali bersinar bersih pasca-libur Lebaran. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow