Kamis, 4 Juni 2026

Kematian Harimau di Bandung Zoo, Wali Kota Pastikan Bukan Kelalaian

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 26 Maret 2026 | 07:07 WIB


[Locusonline.co] BANDUNGKabar duka datang dari Kebun Binatang Bandung. Seorang anak harimau Benggala bernama Hara dilaporkan mati pada Selasa (24/3/2026) di usia 8 bulan. Namun, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan bahwa kematian tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian perawatan, melainkan infeksi virus bawaan dari induknya.





Anak harimau Hara merupakan saudara kembar dari Huru. Keduanya lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan Sahrulkan dan Jelita. Kini, Huru masih berjuang dalam penanganan intensif.





Virus Feline Panleukopenia, Pembunuh Senyap Kucing Besar





Farhan menjelaskan bahwa induk harimau tersebut merupakan carrier (pembawa) virus yang kemudian menular kepada anak-anaknya sejak lahir. Dari dua anak yang terinfeksi, satu tidak berhasil diselamatkan.





"Bukan karena tidak terawat, tapi karena virus yang dibawa induknya. Ini memang virus khas pada keluarga kucing besar," ungkap Farhan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (25/3/2026).





Virus yang menyerang adalah Feline Panleukopenia, penyakit yang umum menyerang keluarga felin seperti harimau dan kucing. Virus ini menyebabkan penurunan drastis sel darah putih, membuat kondisi tubuh hewan menjadi sangat lemah.





Anak Harimau Dipisahkan, Induk Tetap Sehat





Seluruh anak harimau langsung dipisahkan dari induknya sebagai langkah penanganan sejak awal. Induk dalam kondisi sehat karena telah memiliki daya tahan terhadap virus, sementara anak-anaknya yang masih rentan menjadi korban.





72 Jam Fase Kritis, Huru Mulai Membaik





Tim dokter hewan yang terdiri dari lima orang terus memantau ketat kondisi Huru. Farhan melaporkan kabar menggembirakan: kondisi anak harimau tersebut mulai membaik.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X