BisnisEkonomi

Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung Makin Diminati Saat Arus Balik Lebaran

rakyatdemokrasi
×

Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung Makin Diminati Saat Arus Balik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung Makin Diminati Saat Arus Balik Lebaran locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran 2026, Kereta Cepat Whoosh kian menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan Jakarta–Bandung. Selain kecepatan yang ditawarkan, kemudahan pemesanan tiket hingga mendekati waktu keberangkatan menjadi daya tarik tersendiri, terutama di musim liburan seperti sekarang.

Seorang penumpang, Leni (35), mengaku beralih dari kendaraan pribadi ke Whoosh karena faktor kemudahan dan efisiensi. Menurutnya, tiket yang bisa dipesan melalui aplikasi kapan saja, bahkan mepet waktu keberangkatan, menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki moda transportasi lain.

tempat.co

“Sekarang kan pesan tiket gampang lewat aplikasi. Bahkan, mendekati waktu berangkat juga masih bisa,” ujar Leni saat ditemui di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2026).

Pertama Coba Whoosh, Langsung Jatuh Hati

Bagi Leni, perjalanan kali ini merupakan pengalaman pertamanya menaiki kereta cepat. Sebelumnya, ia lebih sering menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian ke Bandung. Namun, setelah mencoba Whoosh, ia mengaku jatuh hati pada kepraktisan yang ditawarkan.

“Pertama karena lebih cepat, yang kedua karena ini perdana, pingin coba fasilitasnya juga,” ucapnya.

Catatan Penumpang: Suhu Ruang Tunggu & Refund

Meskipun puas dengan kemudahan pemesanan tiket dan kecepatan perjalanan, Leni menyampaikan sejumlah catatan yang ia harap menjadi perhatian KCIC.

Pertama, terkait suhu ruang tunggu di stasiun. Ia berharap suhu ruangan bisa dibuat lebih sejuk agar kenyamanan penumpang sebelum naik kereta semakin optimal.

Kedua, yang menjadi sorotan utamanya adalah proses pengembalian dana (refund) yang dinilai terlalu lama. Menurut pengalamannya, refund memerlukan waktu hingga 15 hari kerja—sesuatu yang menurutnya perlu dipercepat.

“Refund ternyata harus menunggu 15 hari kerja. Saya harap bisa 1×24 jam,” ucapnya.

Catatan ini menjadi masukan berharga bagi KCIC untuk terus meningkatkan kualitas layanan, terutama dalam hal fleksibilitas dan kenyamanan penumpang.

Di Balik Layar: Petugas Rela Tak Mudik Demi Lancarnya Whoosh

Di balik kelancaran perjalanan ribuan penumpang, ada pengorbanan besar dari para petugas yang tetap bekerja di tengah momen Lebaran. Salah satunya adalah Perdiyawan Hakim, petugas kebersihan di Stasiun Halim, yang sudah tiga tahun tidak mudik karena tugas.

“Sudah mau jalan tiga tahun,” kata Hakim.

Selama periode Lebaran, dirinya tetap bekerja sehingga tidak dapat merayakan hari raya bersama keluarga di Sukabumi, Jawa Barat. Momen kebersamaan dengan keluarga harus ditunda hingga setelah Lebaran.

“Paling nanti setelah Lebaran baru mudik, itu pun cuma beberapa hari,” ujarnya.

Hakim mengaku ada suka dan duka dalam menjalankan tugas di momen Lebaran.

“Kalau sukanya bisa mengantarkan penumpang yang mudik. Dukanya ya tidak bisa ketemu keluarga,” katanya dengan nada haru.

Pengorbanan para petugas seperti Hakim menjadi bagian tak terpisahkan dari kelancaran layanan Whoosh di musim liburan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memastikan perjalanan puluhan ribu penumpang tetap aman dan nyaman.

KCIC Prediksi Lonjakan Kembali Akhir Pekan Ini

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi lonjakan penumpang Whoosh akan kembali terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan ini dipicu oleh berakhirnya masa libur sekolah serta kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian.

KCIC mengimbau para calon penumpang untuk:

  • Memesan tiket jauh-jauh hari, minimal H-2 atau H-1.
  • Datang ke stasiun setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
  • Memanfaatkan aplikasi resmi KCIC untuk pemesanan dan informasi terkini.

Whoosh: Transformasi Transportasi di Indonesia

Kereta Cepat Whoosh telah membawa angin segar bagi dunia transportasi Indonesia. Dengan kecepatan hingga 350 km/jam dan waktu tempuh Jakarta–Bandung hanya sekitar 30–45 menit, Whoosh menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan perjalanan cepat, nyaman, dan efisien.

Kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi, fleksibilitas jadwal, serta layanan modern yang ditawarkan menjadi alasan kuat mengapa semakin banyak orang beralih ke kereta cepat. Namun, catatan penumpang seperti soal suhu ruang tunggu dan kecepatan refund menjadi pekerjaan rumah bagi KCIC untuk terus meningkatkan kualitas layanan. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow