Bandung

Farhan Akui Pungli TPU Bandung Sulit Dihilangkan, Pemkot Perketat Pengawasan

rakyatdemokrasi
×

Farhan Akui Pungli TPU Bandung Sulit Dihilangkan, Pemkot Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Farhan Akui Pungli TPU Bandung Sulit Dihilangkan, Pemkot Perketat Pengawasan locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam menertibkan Tempat Pemakaman Umum (TPU), terutama selama meningkatnya aktivitas ziarah pada momen libur Lebaran. Namun, ia mengakui bahwa praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah TPU masih menjadi tantangan berat yang tidak mudah diberantas secara instan.

“TPU ini memang sedang kita lakukan penertiban. Tapi harus diakui, sangat sulit bagi kami untuk langsung menghilangkan pungli. Karena itu, kami terus berupaya membatasi dan menekan praktik tersebut,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (27/3/2026).

tempat.co

Arahan ke Jajaran Kewilayahan: Jaga Kenyamanan Peziarah

Farhan telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran kewilayahan agar lebih aktif menjaga kenyamanan masyarakat, terutama bagi para peziarah yang datang untuk berdoa di makam keluarga. Pengawasan di lapangan akan terus diperkuat, terutama di TPU-TPU yang kerap menjadi titik rawan pungli.

Nagrog Jadi Perhatian Khusus, Warga Sediakan Lahan Parkir

Perhatian khusus juga diberikan pada kawasan Nagrog yang menjadi salah satu titik padat aktivitas ziarah. Farhan menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat setempat yang telah berkontribusi dengan menyediakan sebagian lahan permukiman sebagai area parkir sementara.

“Untuk Nagrog, saya ucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat yang sudah membantu menyediakan lahan parkir. Ini sangat membantu kelancaran dan kenyamanan para peziarah, ” ungkapnya.

Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Disiapkan

Ke depan, Pemkot Bandung juga berencana melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Nagrog dengan menerapkan sistem satu arah. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan dan potensi kemacetan yang kerap terjadi saat musim ziarah Lebaran.

Kolaborasi dengan Unsur Kewilayahan Perkuat Penertiban

Upaya penanganan pungli akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan unsur kewilayahan. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan praktik pungli dapat ditekan dan keluhan masyarakat dapat diminimalisir.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita ingin memastikan masyarakat bisa berziarah dengan tenang, tanpa gangguan, dan tetap merasa aman selama masa libur Lebaran,” tutur Farhan.

Penertiban TPU dan pemberantasan pungli memang bukan pekerjaan mudah. Namun, dengan sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan kesadaran masyarakat, diharapkan suasana ziarah Lebaran dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman. Apresiasi kepada warga yang turut membantu dengan menyediakan lahan parkir juga menjadi contoh nyata gotong royong yang patut dicontoh. (**_

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow