Kamis, 4 Juni 2026

Setelah Viral, Rumah Reyot Saparudin Akhirnya Dibedah Lewat Program Rutilahu

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 3 April 2026 | 19:19 WIB


[Locusonline.co] Cileunyi – Saparudin (56), warga Dusun Babakan Cikeruh RT 02 RW 14, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, akhirnya bisa bernapas lega. Rumah yang selama ini ia tempati bersama 11 anggota keluarganya dalam kondisi memprihatinkan kini akan segera diperbaiki melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).





Kisah hidup Saparudin dan keluarganya viral setelah diberitakan media, mendorong pemerintah dan berbagai pihak untuk segera bertindak.





Kondisi Rumah: Bilik Bambu Keropos, Lantai Tanah, Atap Bocor





Selama bertahun-tahun, Saparudin dan keluarganya harus bertahan di rumah berukuran 3x6 meter dengan kondisi nyaris roboh. Dinding bilik bambu yang keropos, atap bocor, hingga lantai tanah yang becek saat hujan menjadi ancaman serius bagi keselamatan mereka.





"Ini kebetulan kondisinya bilik semua, dan di dalam sudah keropos. Takut kalau hujan atau angin, jadi kurang tenang untuk ditempati," ujar Saparudin saat ditemui, Jumat (3/4/2026).





Ia mengaku telah tinggal di rumah tersebut sejak tahun 2020 bersama tiga kepala keluarga dengan total 12 orang. Kondisi sempit membuat mereka harus tidur berdempetan.





Aspek RumahKondisi
Ukuran3 x 6 meter
DindingBilik bambu keropos
LantaiTanah, becek saat hujan
AtapBocor di beberapa bagian
Penghuni12 orang (3 KK)




Saat hujan turun, sebagian atap rumah bocor. Namun ia tak berani memperbaiki sendiri karena khawatir bangunan akan roboh saat dinaiki.





"Kalau mau dibetulin juga takut, pas naik takutnya roboh," ungkapnya.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X