[Locusonline.co] Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada hari ini, Sabtu (4/4/2026).
Dikutip dari laman resmi BMKG, prakirawan Alya Sausan menerangkan bahwa secara umum terdapat daerah konvergensi (pertemuan massa udara) yang memanjang di sejumlah wilayah. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.
Wilayah Rawan Hujan Lebat Disertai Petir
BMKG memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yaitu:Kota Tingkat Keparahan Pangkal Pinang Hujan lebat + petir + angin kencang Nabire Hujan lebat + petir + angin kencang Merauke Hujan lebat + petir + angin kencang
Masyarakat di ketiga kota ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir, pohon tumbang, dan kerusakan bangunan akibat angin kencang.
Kota dengan Hujan Ringan hingga Sedang
Sebanyak 26 kota diprakirakan akan mengalami hujan ringan hingga sedang pada hari ini. Berikut daftar lengkapnya:Wilayah Kota Sumatera Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung Jawa Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta Kalimantan Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Tanjung Selor Sulawesi & Timur Mamuju, Palu, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung atau jas hujan, serta berhati-hati saat berkendara di jalan licin.
Kota Berawan: Cerah Tanpa Hujan
Sebanyak 8 kota diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, tanpa hujan signifikan:Wilayah Kota Sumatera Banda Aceh, Medan Jawa Surabaya Kalimantan Samarinda Bali & Nusa Tenggara Denpasar, Mataram Sulawesi Makassar Maluku Ambon
Peta Konvergensi: Dari Aceh hingga Papua
BMKG menjelaskan bahwa daerah konvergensi memanjang di sejumlah wilayah berikut:Wilayah Konvergensi Sumatera Utara hingga Aceh Perairan barat Aceh, barat Bengkulu, Samudra Hindia Bengkulu Riau hingga Sumatera Utara, Bengkulu hingga Sumatera Barat Sumatera Selatan hingga Jambi Perairan utara Jawa Barat hingga Lampung Jawa Tengah hingga Jawa Barat, Jawa Barat hingga pesisir selatan Banten Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat Maluku Papua hingga Papua Barat
Kondisi ini menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan di sepanjang jalur konvergensi.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk:Imbauan Keterangan Waspada banjir dan longsor Terutama di daerah rawan bencana Hindari berteduh di bawah pohon besar Risiko pohon tumbang saat angin kencang Matikan perangkat elektronik Saat terjadi petir di dekat lokasi Pantau informasi terkini Melalui kanal resmi BMKG (web, aplikasi, medsos)
Fenomena Godzilla El Nino: Musim Kemarau Lebih Panjang
Sebelumnya pada Jumat (3/4/2026), BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha memprediksi fenomena Godzilla El Nino berpotensi memicu musim kemarau lebih panjang di Provinsi Jambi pada 2026.
“Kondisi cuaca di Provinsi Jambi saat ini masih berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dengan pola yang fluktuatif,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga.
Fenomena ini ditandai dengan:
- Cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari
- Potensi hujan sporadis pada sore hingga malam atau dini hari
Masyarakat diimbau untuk menghemat air dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau yang diprediksi lebih panjang dari biasanya.
Informasi Lebih Lanjut
Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca terkini melalui:Platform Akses Website www.bmkg.go.id Aplikasi Info BMKG (Play Store/App Store) Media Sosial @infoBMKG (Instagram, X/Twitter, Facebook)














