DaerahGarutNewsPertanian

Produksi Jagung Garut Naik, Target Masih Menguap Antara Klaim Sukses dan Realita Ladang

bhegins
×

Produksi Jagung Garut Naik, Target Masih Menguap Antara Klaim Sukses dan Realita Ladang

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image kckhyckckhyckckh
Foto Ilustrasi Generatede by Gemini AI

LOCUSonline, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut kembali mengabarkan “kabar baik” dari sektor pertanian. Produksi jagung tahun 2025 disebut meningkat menjadi 458.978 ton, naik dari tahun 2024 yang tercatat 432.252 ton. Angka ini diumumkan Dinas Pertanian (Dispertan) Garut dengan nada optimistis meski target awal yang dipasang justru masih melayang jauh di atas realisasi.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dispertan Garut, Ardhy Firdian, menyebut capaian tersebut berasal dari luas panen 60.230 hektare. Namun di balik kenaikan produksi itu, terselip catatan yang sulit diabaikan: target 521.662 ton untuk tahun 2025 belum berhasil disentuh.

tempat.co

Alih-alih menyoal selisih yang cukup lebar, penjelasan yang muncul justru bernuansa klasik akan terus diupayakan. Salah satunya dengan menggandeng aparat kepolisian untuk mengoptimalkan lahan tidur. Sebuah pendekatan yang terdengar ambisius, meski publik mungkin bertanya-tanya: sejak kapan urusan jagung butuh “pengawalan”?

“Pemanfaatan lahan kurang produktif akan terus didorong agar bisa meningkatkan hasil,” ujar Ardhy.

Secara geografis, wilayah utara Garut masih menjadi andalan produksi. Faktor cuaca yang lebih bersahabat disebut sebagai alasan utama, sementara wilayah selatan tampaknya masih harus berdamai dengan kondisi alam yang kurang ramah bagi jagung.

Di sisi lain, minat petani terhadap komoditas ini tetap tinggi. Selain relatif mudah dibudidayakan, jagung dinilai punya nilai ekonomi yang cukup menjanjikan. Tak heran jika Garut masih menyandang status sebagai pemasok utama jagung di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow