Kamis, 4 Juni 2026

Harga Plastik Melonjak 50 Persen! Anggota DPR Firnando Ganinduto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 7 April 2026 | 14:14 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar, Firnando Ganinduto, menyoroti kenaikan harga plastik dan bahan kemasan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan harga plastik yang mencapai hingga 50 persen ini dinilai telah memberikan tekanan serius terhadap pelaku usaha, khususnya sektor UMKM makanan dan minuman.





"Kenaikan harga yang dipicu gangguan rantai pasok global dan industri petrokimia ini tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi sektor riil," kata Firnando dalam siaran pers, Senin (6/4/2026).





Firnando menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa respons kebijakan yang konkret dari pemerintah.





Data Kenaikan Harga Plastik: Dari Rp10.000 Menjadi Rp15.000





Berdasarkan catatan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), harga plastik di pasar melonjak tajam sejak konflik di Timur Tengah memanas. Kenaikan terjadi secara bertahap sejak 28 Februari 2026 hingga mencapai puncaknya saat ini.





PeriodeHarga Kantong PlastikKenaikan
Sebelum 28 Februari 2026Rp10.000-
Saat ini (April 2026)Rp15.000+50%




Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, menjelaskan bahwa kenaikan terjadi bertahap setiap minggu.





"Jauh sebelum memasuki Ramadhan itu masih Rp10.000. Kemudian bertahap selama sepekan, sepekan, sepekan naik Rp500, naik Rp700, naik macam-macam sampai hari ini puncaknya naik di 50 persen," kata Reynaldi saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2026).





Dampak Serius terhadap UMKM: Cost-Push Inflation Mengancam





Firnando menilai, lonjakan harga plastik yang terus meningkat lebih dari dua kali lipat telah menekan margin keuntungan pelaku usaha kecil. Terlebih, pelaku UMKM berada dalam posisi dilematis karena mereka tidak dapat dengan mudah menaikkan harga jual—risiko kehilangan konsumen terlalu besar.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X