Kamis, 4 Juni 2026

Hormuz Meledak! Israel Hantam Lebanon, Iran Tutup Kembali Jalur Minyak Dunia

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 9 April 2026 | 16:34 WIB
foto:x
foto:x


[Locusonline.co] Jakarta – Dunia dikejutkan oleh rangkaian eskalasi dramatis dalam hitungan jam. Setelah sempat ada secercah harapan dengan dibukanya Selat Hormuz oleh Iran, situasi berbalik 180 derajat menyusul serangan besar-besoran yang dilancarkan Israel ke Lebanon.





Ketegangan ini kini mengancam gencatan senjata yang baru saja terjalin dan memicu kekhawatiran akan perang regional yang lebih luas.





Babak 1: Secercah Harapan di Tengah Krisis





Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran setelah Teheran menyetujui proposal 10 poin yang dianggap "bisa dilaksanakan" . Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran mengizinkan dua kapal tanker melewati Selat Hormuz dengan aman . Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran akan menghentikan "operasi defensif" dengan syarat serangan terhadap mereka juga dihentikan .





Babak 2: Israel Hantam Lebanon, Puluhan Tewas





Namun, optimisme itu sirna dalam hitungan jam. Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara dalam 10 menit ke berbagai lokasi di Lebanon, termasuk pusat kota Beirut .





Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan setidaknya 112 orang tewas dan lebih dari 837 luka-luka dalam serangan yang disebut sebagai "eskalasi berbahaya" . Gedung apartemen, area komersial, dan infrastruktur sipil dilaporkan menjadi sasaran, memicu kepanikan warga dan kobaran api di jalanan Beirut .





Kontradiksi Gencatan Senjata





Kekacauan ini dipicu oleh perbedaan interpretasi perjanjian gencatan senjata. Mediator Pakistan menyatakan bahwa kesepakatan AS-Iran berlaku untuk semua pihak, termasuk Lebanon . Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas menyatakan bahwa gencatan senjata tidak mencakup Lebanon dan perang melawan Hizbullah akan terus berlanjut .





Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut serangan ini sebagai pukulan terbesar terhadap Hizbullah sejak ledakan pager pada September 2024 . Pihak militer Israel mengklaim telah menargetkan "ratusan anggota Hizbullah" .


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X