[Locusonline.co] Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warganya. Tahun ini, Pemkot akan menambah 3 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Keputusan ini diambil setelah dilakukan pemetaan aset milik pemkot secara matang. Tujuannya tunggal: memastikan tidak ada anak Surabaya yang tertinggal akses pendidikan dasar, sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.
"Sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, kami didukung Pemkot Surabaya bergerak cepat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dengan melakukan pemetaan aset untuk difungsikan sebagai PAUD negeri," ujar Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, Kamis (9/4/2026).
"Ini adalah komitmen kami untuk memastikan tidak ada anak Surabaya yang tertinggal. InsyaAllah operasional penambahan PAUD negeri akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027," imbuhnya.
Lokasi Tiga PAUD Negeri Baru
Pemkot Surabaya telah menyiapkan tiga lokasi strategis untuk PAUD negeri baru tersebut, masing-masing dengan layanan dan kapasitas berbeda:
| Lokasi | Layanan | Kapasitas |
|---|---|---|
| Pasar Nambangan | Kelompok Bermain (KB) | 12 murid |
| SDN Sidotopo 4 | Satu atap: TK, KB, dan Taman Penitipan Anak (TPA) | TK (15), KB (12), TPA (10) |
| Rumah Anak Prestasi (RAP) Sonokwijenan | TK | 15 murid |
Dengan penambahan ini, jangkauan layanan PAUD di Kota Pahlawan semakin luas. Saat ini, jumlah peserta didik PAUD di Surabaya telah menembus 100 ribu anak.
"Secara administratif, jangkauan kami sudah sangat luas, namun kami menargetkan 0% anak usia PAUD yang tidak terlayani," jelas Rini.