“Selama ini banyak temuan di masyarakat, tapi sulit disalurkan,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, Korps Alumni KNPI Jawa Barat juga berencana membentuk posko pengaduan di berbagai kabupaten dan kota.
Tujuannya terdengar mulia untuk memudahkan masyarakat melapor tanpa rasa takut.
Dalam bahasa yang lebih satir, pembentukan badan dan posko pengaduan bukanlah hal baru. Yang sering menjadi pertanyaan adalah, apakah laporan benar-benar ditindaklanjuti, atau hanya berhenti sebagai arsip yang rapi?
Di satu sisi, pemerintah dan masyarakat sepakat membangun budaya integritas.
Di sisi lain, publik masih menunggu bukti bahwa integritas tidak hanya berhenti di seminar.
Forum ini menunjukkan adanya kesamaan arah antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam memerangi korupsi. Namun tantangan sebenarnya bukan pada kesepakatan, melainkan pada implementasi.
Karena dalam realitas birokrasi, integritas sering kali diuji bukan saat berbicara di forum, tetapi saat berhadapan dengan kepentingan.
Dan di situlah satire menemukan momentumnya, komitmen antikorupsi selalu terdengar lantang di ruang seminar namun diuji sunyi di ruang keputusan.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










