Bandung

Pemkot Bandung Gelar 27 Paket Pelatihan Kompetensi, Bidik Pasar Kerja Global

rakyatdemokrasi
×

Pemkot Bandung Gelar 27 Paket Pelatihan Kompetensi, Bidik Pasar Kerja Global

Sebarkan artikel ini
Pemkot Bandung Gelar 27 Paket Pelatihan Kompetensi, Bidik Pasar Kerja Global locusonline featured image Apr 2026

[Locusonline.co] BANDUNG – Selain program padat karya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menghadirkan pelatihan berbasis kompetensi sebagai strategi jangka panjang dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan pelatihan ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Tujuannya agar peserta memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga peluang kerja semakin terbuka, ” ujarnya saat peluncuran program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin (13/4/2026).

tempat.co

27 Paket Pelatihan, 120 Peserta Tahap Awal

Pada tahun 2026, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menyelenggarakan 27 paket pelatihan, dengan beberapa di antaranya sudah berjalan, seperti:

  • Pelatihan pastry
  • Food and beverage service
  • System analyst

Sebanyak 120 peserta mengikuti pelatihan tahap awal ini, dengan durasi pelatihan mencapai 200 jam pelajaran selama 27 hari kerja.

Di akhir pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mendapatkan sertifikasi sesuai standar industri (SKKNI).

Peluang Kerja Luar Negeri: Jepang Butuh Tenaga Perawatan hingga Konstruksi

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menyasar kebutuhan dalam negeri, tetapi juga peluang kerja luar negeri.

“Kebutuhan tenaga kerja di luar negeri masih tinggi, seperti di Jepang untuk sektor perawatan, teknis, hingga konstruksi,” katanya.

Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah kemampuan bahasa. Oleh karena itu, pelatihan bahasa juga menjadi bagian dari program ini.

“Dengan kemampuan bahasa, peserta tidak hanya memiliki skill, tetapi juga peluang bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Program pelatihan ini berlangsung mulai 13 April hingga 20 Mei 2026.

Kombinasi Padat Karya dan Pelatihan: Solusi Komprehensif Tekan Pengangguran

Farhan berharap kombinasi antara padat karya dan pelatihan kompetensi dapat menjadi solusi komprehensif dalam menekan pengangguran dan meningkatkan produktivitas warga Bandung.

“Ini adalah upaya berkelanjutan. Kita ingin memastikan semua warga memiliki kesempatan untuk bekerja dan berkembang,” ujarnya.

Dengan 27 paket pelatihan, sertifikasi BNSP, serta pembekalan bahasa asing, Pemkot Bandung membuka lebar peluang bagi warganya untuk bersaing tidak hanya di pasar kerja lokal, tetapi juga global. Program ini menjadi bekal berharga bagi pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow