Kamis, 4 Juni 2026

Bupati Garut Waspadai Generasi ‘Kecanduan Gadget’, Pramuka Jadi Senjata Utama Bentuk Karakter

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Jumat, 17 April 2026 | 09:09 WIB


[Locusonline.co] GARUT – Pembangunan di Kabupaten Garut tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik seperti jalan, sekolah, dan jembatan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa pembangunan karakter adalah aspek fundamental yang tidak boleh diabaikan. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pelantikan Badan Kelengkapan dan Unit Kegiatan Kwarcab Gerakan Pramuka Garut di Gedung Pendopo, Kamis (16/4/2026).





Di tengah kekhawatiran akan dampak negatif kemajuan teknologi dan kecanduan gadget pada generasi muda, Bupati Garut menyoroti peran strategis Gerakan Pramuka sebagai benteng pembentukan mental dan karakter.





Bupati: Pramuka Bukan Hal Baru, Tapi Sangat Relevan untuk Masa Kini





Bupati Garut menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan instrumen paling efektif dalam membentuk mental generasi muda di tengah arus kemajuan zaman dan pengaruh negatif gadget. Pengalaman pribadinya sebagai mantan peserta aktif berbagai kegiatan Pramuka menjadi dasar keyakinannya.






“Dan saya termasuk kelompok yang meyakini bahwa salah satu yang bisa kita dorong untuk pembangunan karakter adalah memberdayakan Gerakan Pramuka. Pramuka itu bukan sesuatu yang baru, sesuatu yang sudah dari dulu. Saya merasa bahwa sebagai orang yang pernah mengikuti berbagai kegiatan Pramuka, ini cocok untuk kebutuhan kita di masa kini dan masa yang akan datang,” ucap Bupati Garut.






Peran PramukaManfaat
Pembangunan karakterMembentuk disiplin, tanggung jawab, kemandirian
Penangkal dampak negatif gadgetMengalihkan fokus anak pada aktivitas nyata
Pendidikan nonformalMelengkapi pendidikan formal di sekolah




Dukungan Nyata: Anggaran dan Sinergi Lintas Sektor





Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Gerakan Pramuka, Bupati Garut memberikan keberpihakan khusus dalam hal anggaran serta menginstruksikan sinergi lintas sektoral antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan (Disdik) .






“Apa yang saya harapkan adalah kita ingin bahwa Pramuka ini lebih banyak lagi aktivitasnya. Kenapa? Kita sering khawatir dengan aktivitas yang terjadi pada anak-anak kita. Kemajuan zaman di satu sisi memberikan akses informasi yang cepat, tetapi di sisi lain ada hal-hal yang tidak bisa dilalui melalui gadget,” tambahnya.






Dengan sinergi ini, diharapkan kegiatan Pramuka tidak hanya berjalan seremonial, tetapi menjadi gerakan massal yang menyentuh seluruh siswa di Kabupaten Garut.


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X