[locusonline.co] Dalam hidup, kita sering dihadapkan pada dua pilihan sulit: membeli motor CB klasik atau mempertahankan pacar baru. Dua-duanya bisa membuat hati hangat, dompet dingin, dan pikiran penuh pertanyaan eksistensial.
Di tengah tren motor klasik dan hobi restorasi yang semakin booming, harga motor CB klasik justru makin naik dari tahun ke tahun. Di sisi lain, “biaya operasional” pacar baru juga kadang tidak kalah menantang—dan seringkali tidak ada garansinya.
Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap dan humoris, tapi tetap informatif, agar kamu bisa menentukan: lebih bijak pilih CB klasik… atau pacar baru?
1. Harga Motor CB Klasik Terbaru: Dari Hemat Sampai Fantastis
Lonjakan minat pada motor klasik membuat harga motor CB klasik semakin variatif. Berikut perkiraan harga motor Honda CB di pasaran saat ini (kondisi standar, bukan custom ekstrem):
Harga Motor CB Klasik (Update Terbaru)
| Model / Seri | Perkiraan Harga |
|---|---|
| Honda CB 100 | Rp 8 – 15 juta |
| Honda CB 125 | Rp 12 – 20 juta |
| Honda CB 175 | Rp 15 – 25 juta |
| Honda CB 200 | Rp 20 – 35 juta |
| Honda CB 250 | Rp 25 – 40+ juta |
| CB Restorasi Full Orisinal | Bisa 40 juta ke atas |
| CB Modifikasi Custom Café Racer/Tracker | Mulai Rp 15 – 50 juta, tergantung gengsi builder |
Harga dipengaruhi oleh:
- Kondisi mesin
- Kelengkapan bodi dan part orisinal
- Tahun produksi
- Kualitas restorasi
- Hasil akhir (standard look atau custom)
- Tingkat “kehaluan” penjual
Singkatnya:
motor makin tua, harganya makin dewasa.
2. Pacar Baru: Harga Emosional Lebih Mahal dari Harga Finansial
Kalau motor CB klasik harganya bisa dicek di marketplace, pacar baru punya “harga” yang jauh lebih misterius. Bukan soal uang saja—tapi waktu, perhatian, energi, dan kadang… kesabaran tingkat dewa.
Beberapa biaya tidak tertulis yang wajib disiapkan:
- Ngopi bareng: Rp 50–120 ribu sekali nongkrong
- Nonton bioskop: Rp 100–200 ribu
- Ultah & hari jadian: unlimited
- Drama tak terduga: free… tapi menguras energi
- “Kamu kok online tapi nggak balas?”: priceless
Dengan kata lain:
CB klasik butuh bensin, pacar butuh jawaban pesan cepat.
3. Biaya Perawatan CB Klasik: Lebih Terdeteksi daripada Mood Pacar
Merawat motor CB klasik sebenarnya tidak semahal yang dibayangkan. Yang penting adalah rutinitas dan ketulusan hati, sama seperti menjalin hubungan.
Rata-rata biaya perawatan CB klasik:
- Ganti oli: Rp 40–90 ribu
- Setel karburator: Rp 30–100 ribu
- Perbaikan kabel gas/kompling: Rp 20–50 ribu
- Tune-up rutin: Rp 70–200 ribu
- Restorasi full (cat, mesin, bodi): Rp 3–10 juta
- Sparepart langka: tergantung perburuan dan kesabaran
Secara umum, biaya perawatannya masih lebih mudah ditebak dibanding mood pacar.
4. Kenyamanan Berkendara: CB Bikin Ganteng Natural
Riset sosial membuktikan bahwa orang yang naik motor klasik cenderung terlihat:
- Lebih berkarakter
- Lebih vintage aesthetic
- Lebih “misterius tapi penuh nostalgia”
Pacar baru memang bisa bikin semakin semangat hidup, tapi CB klasik bisa bikin kamu jadi pusat perhatian di setiap lampu merah.
Dan bedanya?
Motor CB tidak pernah marah kalau kamu pulang terlalu malam.
5. Jangka Panjang: Mana yang Lebih Menguntungkan?
CB Klasik:
- Harga cenderung naik
- Bisa dijadikan investasi atau aset koleksi
- Tidak rewel kalau kamu sibuk bekerja
- Drama hanya muncul kalau bensin habis
Pacar Baru:
- Keuntungannya emosional
- Mendukung kehidupan sosial & mental
- Memberi perasaan yang tidak bisa digantikan mesin
- Kadang butuh usaha ekstra, tapi sepadan
CB Klasik atau Pacar Baru?

Jika tujuanmu adalah investasi jangka panjang dan hobi yang menenangkan, motor CB klasik adalah pilihan tepat. Jika tujuanmu adalah kebahagiaan emosional yang lebih manusiawi, pacar baru tentu lebih masuk akal.
Tapi kalau kamu punya dua-duanya? Selamat. Kamu sudah menang dalam hidup.











