[Locusonline.co, Jakarta] — Setelah dua hari berturut-turut naik tajam, harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru terkoreksi pada perdagangan Jumat (19/12/2025). Harga jual perak Antam merosot Rp 405 per gram ke level Rp 40.415 per gram, menghentikan sementara momentum penguatan yang sebelumnya terjadi.
Koreksi ini terjadi di saat harga perak dunia justru tetap menguat tipis di sekitar level USD 64.47 per troy ounce, didukung sentimen inflasi AS yang lebih dingin dari perkiraan.
Snapshot Pergerakan Harga: Dari Melejit ke Merosot
Perak Antam menunjukkan volatilitas yang tinggi sepanjang pekan ini. Berikut adalah ringkasan pergerakan hariannya:Tanggal Perubahan (Rp/gram) Harga Penutupan (Rp/gram) Sentimen Selasa, 16 Des +950 Rp 39.435 Melejit tajam Rabu, 17 Des +85 Rp 39.520 Menguat tipis Kamis, 18 Des +1.300 Rp 40.820 Naik Terbesar Jumat, 19 Des -405 Rp 40.415 Koreksi
Dari tabel terlihat, kenaikan Rp 2.335 per gram dalam tiga hari (Selasa-Kamis) akhirnya memicu aksi ambil untung (profit-taking) yang sehat di hari Jumat.
Analisis Penyebab: Mengapa ANTM Turun Tapi Harga Dunia Naik?
Terdapat beberapa faktor yang mungkin menyebabkan perbedaan performa antara perak Antam dan harga internasional:
- Faktor 1: Aksi Ambil Untung (Profit-Taking) Lokal
Kenaikan sangat tajam sebesar Rp 1.300 pada Kamis menciptakan peluang bagi investor domestik untuk merealisasikan keuntungan. Koreksi Rp 405 di hari berikutnya adalah fenomena teknis yang wajar setelah rally beruntun. - Faktor 2: Respons Terhadap Data Inflasi AS
Data inflasi AS (CPI) yang dirilis Kamis malam waktu AS (Jumat WIB) menunjukkan kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan. Ini umumnya mendukung logam mulia karena memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Itu sebabnya harga perak dunia tetap menguat (+0.08%). Koreksi di Antam mungkin terjadi sebelum data dirilis atau karena pasar domestik menunggu konfirmasi lebih lanjut. - Faktor 3: Perbedaan Mekanisme Penetapan Harga
Harga logam mulia Antam tidak hanya mengikuti harga spot dunia (USD/ounce), tetapi juga dipengaruhi oleh:- Biaya produksi, cetak, dan distribusi lokal.
- Kurs Rupiah terhadap US Dollar pada saat penentuan harga.
- Permintaan dan penawaran fisik di pasar domestik.
- Kebijakan internal perusahaan.
Harga Lengkap Perak Batangan Antam (per 19 Des 2025)
Selain harga per gram, berikut daftar harga produk perak batangan Antam untuk investasi:Produk / Berat Harga Dasar (Rp) Harga Termasuk PPN 11% (Rp) Perak Batangan (250 gram) 10.503.750 11.659.163 Perak Batangan (500 gram) 20.207.500 22.430.325 Perak Batangan Heritage (31,1 gram / 1 troy oz) 1.804.685 2.003.200 Perak Batangan Heritage (186,6 gram / 6 troy oz) 9.706.735 10.774.476
Catatan Penting: Harga di atas adalah harga jual (buy back) dari Antam. Harga beli kembali (sell back) oleh Antam kepada konsumen selalu lebih rendah, dengan selisih (spread) yang menjadi bagian dari biaya transaksi.
Prospek dan Strategi: Apa yang Harus Dilakukan Investor?
Koreksi hari ini belum serta-merta mengubah tren jangka panjang perak yang masih sangat bullish.
- Konteks Makro Masih Mendukung: Permintaan investasi yang kuat dan kekhawatiran atas defisit pasokan global masih menjadi pendorong utama. Secara year-to-date (YTD), perak masih menjadi bintang dengan kenaikan 126%, jauh mengungguli emas.
- Bagi Investor yang Ingin Membeli: Koreksi seperti ini bisa menjadi peluang akumulasi untuk entry point yang lebih baik, terutama jika Anda percaya pada tren naik jangka panjang. Pantau level support di sekitar Rp 39.500 – Rp 40.000 per gram.
- Bagi Investor yang Sudah Memegang: Jika Anda membeli di level lebih rendah, koreksi ini mungkin tidak perlu dikhawatirkan selama sentimen global tetap positif. Tetap pantau harga dunia dan kebijakan The Fed sebagai penentu arah utama.
- Risiko yang Diperhatikan: Volatilitas harga perak yang sangat tinggi (lebih tinggi dari emas) berarti potensi kerugian juga besar. Selain itu, kinerja saham ANTM sebagai emiten bisa berbeda dengan kinerja harga komoditas peraknya sendiri.
::
Penurunan harga perak Antam hari ini lebih mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek dan dinamika pasar lokal, bukan perubahan tren fundamental. Narasi besar perak—didorong oleh permintaan investasi, defisit pasokan, dan prospek suku bunga rendah—masih utuh, sebagaimana tercermin dari harga dunia yang bertahan kuat.
Bagi calon investor, ini adalah pengingat bahwa aset volatile seperti perak akan selalu mengalami koreksi di tengah tren naik. Keputusan investasi harus berdasarkan horizon jangka panjang, toleransi risiko, dan tidak terpancing oleh fluktuasi harian semata.
Disclaimer: Informasi ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan bukan sebagai rekomendasi investasi. Harga logam mulia sangat fluktuatif. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.












