“Bagi warga Bojonglarang, aspal akhirnya datang. Tapi bagi publik Garut, pertanyaannya lebih besar, berapa banyak jalan lain yang masih menunggu kunjungan pejabat agar dianggap layak diperbaiki?”
LOCUSONLINE, GARUT – Jalan rusak di Kampung Bojonglarang, Kecamatan Garut Kota, yang selama belasan hingga puluhan tahun menjadi “monumen kelalaian infrastruktur”, akhirnya disentuh perbaikan. Ironisnya, langkah cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut baru terjadi setelah ruas jalan tersebut dilintasi langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat bersepeda, Kamis (25/12/2025).
Selama bertahun-tahun, keluhan warga seperti menguap di meja birokrasi. Namun sekali aspal “menyapa” roda sepeda orang nomor satu di Garut, alat berat PUPR pun langsung bergerak.
Bupati Garut menyebut perbaikan jalan tersebut merupakan respons atas aspirasi warga yang disampaikan kepadanya secara langsung. Ia menegaskan Dinas PUPR akan mengawal pengerjaan hingga tuntas.
“Mulai hari ini diperbaiki. Kepala Dinas PUPR akan kita kawal supaya masyarakat nyaman. Memang ingin semuanya langsung, tapi kita bertahap,” ujar Bupati.
Baca Juga : Ziyaad RAP “Gawe di Pabrik” Lagu Ngena Buat Pejuang Nafkah
Pernyataan itu menjadi kontras dengan pengakuan warga yang menyebut jalan tersebut rusak selama 15 hingga 20 tahun tanpa perbaikan berarti periode waktu yang jelas melampaui satu siklus perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi kinerja PUPR.
Seorang warga, Syakur, mengaku bersyukur namun tak menutupi rasa heran mengapa perbaikan baru terjadi sekarang.
“Rusaknya sudah lama sekali, lebih dari 15 tahun. Baru sekarang diperbaiki. Katanya nanti ada tahap dua 2026,” ujarnya.
Warga lain menyebut kerusakan berlangsung lebih dari dua dekade. Selama itu, mereka harus bertahan dengan jalan berlubang, becek saat hujan, dan berdebu saat kemarau tanpa pernah tahu apakah ruas tersebut pernah masuk daftar prioritas PUPR.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”













