ArtikelDaerahEkonomiJawa BaratNews

APBN Jabar Tersenyum di Tengah Dunia Cemberut: Pendapatan Nyaris Full, Fiskal Masih Punya Bantalan

bhegins
×

APBN Jabar Tersenyum di Tengah Dunia Cemberut: Pendapatan Nyaris Full, Fiskal Masih Punya Bantalan

Sebarkan artikel ini
RRI.co.id
Kegiatan konfressi pers Perwakilan Kementrian Keuangan di Jabar (foto: Rengga-rri.co.id)

“Saat banyak daerah menahan napas, APBN Jawa Barat masih punya bantalan. Tidak kebal krisis, tapi cukup kuat untuk tidak langsung tersungkur.”

LOCUSONLINE, BANDUNG – Saat ekonomi global masih batuk-batuk, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) regional Jawa Barat justru menutup tahun 2025 dengan wajah relatif tenang. Perwakilan Kementerian Keuangan di Jawa Barat melaporkan, APBN masih sanggup berperan sebagai bantalan kejut menahan guncangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

tempat.co

Hingga 31 Desember 2025, realisasi pendapatan negara di Jawa Barat mencapai Rp145,65 triliun atau 95,99 persen dari target. Angka ini tumbuh 6,44 persen secara tahunan. Di sisi lain, belanja negara terealisasi Rp119,22 triliun atau 96,88 persen dari pagu, meski secara tahunan tercatat menyusut 6,77 persen. Selisih keduanya menghasilkan surplus fiskal regional sebesar Rp26,43 triliun.

Struktur penerimaan masih setia pada pajak sebagai tulang punggung. Penerimaan perpajakan mencapai Rp109,01 triliun atau 92,47 persen dari target, tumbuh 8,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh jenis pajak utama mencatatkan kinerja positif, dengan Pajak Lainnya melonjak seiring penerapan kebijakan Deposit Pajak.

Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai terealisasi Rp28,52 triliun atau 100,70 persen dari target, meski secara tahunan terkoreksi tipis 0,30 persen. Cukai hasil tembakau masih menjadi kontributor utama, sedangkan Bea Masuk mencatat realisasi Rp0,41 triliun atau 108,99 persen dari target.

Di luar pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru tampil agresif. Realisasinya mencapai Rp8,12 triliun atau 146,64 persen dari target, tumbuh 8,58 persen secara tahunan, terutama ditopang oleh PNBP lainnya dan kinerja Badan Layanan Umum (BLU).

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow