ArtikelNasionalNewsPolitik

Kopi Politik di Meja Panjang Tanpa Makan Malam: Abraham Samad Dipanggil, Pejabat Diam

bhegins
×

Kopi Politik di Meja Panjang Tanpa Makan Malam: Abraham Samad Dipanggil, Pejabat Diam

Sebarkan artikel ini
Image 4 Feb 2026, 10.47.52
Gambar Ilustrasi Ai

“Pertemuan panjang tanpa jamuan itu pun meninggalkan kesan tersendiri: kritik disampaikan, janji reformasi dipamerkan, apakah diskusi lima jam tersebut akan berujung pada perubahan nyata, atau sekadar rapat elite yang kenyang wacana, tapi tetap lapar eksekusi.”

LOCUSONLINE, JAKARTA – Sebuah panggilan telepon tak terduga diterima mantan Ketua KPK Abraham Samad dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pada penghujung Januari. Dalam percakapan singkat itu, Sjafrie menyampaikan undangan untuk menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 30 Januari. Belakangan, undangan tersebut disebut sebagai ajang dialog dengan tokoh-tokoh kritis di luar lingkar kekuasaan.

tempat.co

melansir berita news.detik.com. Abraham mengaku sempat mempertanyakan kapasitas kehadirannya. Ia ingin tahu, apakah dirinya datang sebagai warga biasa atau sebagai sosok yang dikenal vokal. Menurutnya, Sjafrie menjawab bahwa ia diundang karena rekam jejaknya sebagai mantan pimpinan KPK yang kerap bersuara lantang.

Agenda awal pertemuan dijadwalkan berlangsung di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor. Namun, menjelang siang hari, lokasi mendadak dipindahkan ke rumah pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, dengan waktu pelaksanaan menjelang sore.

Pertemuan berlangsung di sebuah ruangan besar yang disebut Abraham sebagai bekas ruang kerja Soemitro Djojohadikoesoemo, ayah Prabowo. Di salah satu dinding, tergantung pigura Jenderal Soedirman, seolah menjadi saksi bisu diskusi panjang para tamu.

Para peserta duduk mengelilingi satu meja besar, dengan Presiden Prabowo menempati posisi ujung. Di sisi Presiden, hadir sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta beberapa wakil menteri dan kader Partai Gerindra.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow