Garut

Bupati Garut Tekankan Tata Kelola Desa Transparan di Era Masyarakat Kritis

suradigrt
×

Bupati Garut Tekankan Tata Kelola Desa Transparan di Era Masyarakat Kritis

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Tekankan Tata Kelola Desa Transparan di Era Masyarakat Kritis locusonline featured image Feb
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya dalam membangun pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja monitoring perkembangan desa di Desa Ciburial, Kecamatan Samarang, Rabu (11/2/2026).

Kunjungan yang dipusatkan di wilayah Desa Sukalaksana ini sekaligus menjadi momen haru perpisahan dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, yang genap memasuki masa purna bakti setelah 37 tahun mengabdi sebagai abdi negara.

tempat.co

Penghormatan untuk 37 Tahun Pengabdian

Di hadapan para perangkat desa dan undangan, Bupati Abdusy Syakur menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Wawan Nurdin. Ia menilai sosok Wawan adalah pemimpin yang lahir dari bawah, sehingga memiliki pemahaman utuh tentang kebutuhan riil masyarakat desa.

“Saya tahu persis bahwa beliau mulai berkiprah di pemerintahan dari bawah. Itulah modal kuatnya saat memimpin DPMPD. Beliau tidak hanya memberi instruksi, tapi memahami denyut nadi desa,” ujar Bupati.

Pemerintah daerah dan jajaran Forkopimcam Samarang turut memberikan ucapan selamat serta penghormatan simbolis sebagai bentuk terima kasih atas kontribusi Wawan Nurdin dalam membina ribuan kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Garut.

Arahan Kuat Bupati: Tata Kelola Desa Era Baru

Memasuki sesi inti kunjungan, Bupati Garut memberikan arahan strategis kepada seluruh perangkat desa yang hadir. Ia mengingatkan bahwa lanskap sosial masyarakat saat ini berubah sangat cepat.

“Masyarakat kita semakin terbuka, semakin kritis. Ini bukan ancaman, ini tantangan yang harus dijawab dengan tata kelola desa yang akuntabel,” tegas Syakur.

Beberapa poin penting yang disoroti Bupati:

AspekArahan Bupati
SIMDES (Sistem Informasi Desa)Digunakan secara optimal, bukan sekadar administrasi
Pengelolaan Keuangan DesaHarus transparan, tepat sasaran, dan dapat diaudit
Sinergitas AntarperangkatKekompakan kepala desa adalah kunci kemajuan Garut
Regulasi PusatPatuh pada kebijakan pusat dan daerah secara konsisten

“Di mata saya, kepala desa di Garut itu sangat kompak. Dan kekompakan ini menjadikan banyak hal bisa dikerjakan bersama. Saya minta bantuannya: laksanakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai ketentuan,” pesan Bupati.

Desa Sukalaksana: Dari Desa Biasa Menuju Desa Wisata Unggulan

Momen ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap transformasi Desa Sukalaksana yang dinilai berhasil mengubah wajah desa menjadi destinasi wisata unggulan di Garut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyoroti peran besar pembinaan yang dilakukan Wawan Nurdin selama ini.

“Desa Sukalaksana hari ini tidak seperti dulu. Ini bukti bahwa pembinaan yang konsisten dari Pak Wawan berdampak nyata. Kami di DPRD sangat mengapresiasi,” ujar Ayi.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi desa-desa lain di Garut untuk mengembangkan potensi lokal berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif.

Silaturahmi Tak Putus meski Purna Tugas

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ucapan selamat memasuki masa purna bakti disampaikan secara langsung oleh Bupati, Forkopimcam, dan puluhan kepala desa yang hadir.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap agar jaringan silaturahmi dan komunikasi dengan Wawan Nurdin tetap terjalin, meskipun ia telah menyelesaikan tugas formalnya.

“Bapak Wawan Nurdin bukan hanya pejabat, beliau adalah guru kami semua. Ilmu dan dedikasinya akan terus hidup dalam setiap kebijakan yang berpihak pada desa,” tutup salah satu kepala desa yang hadir.

Kunjungan kerja di Samarang ini menjadi pengingat kuat bahwa pembangunan Kabupaten Garut tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa. Dengan tata kelola yang akuntabel, sinergi antarpemangku kepentingan, dan pembinaan berkelanjutan, desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek penggerak perubahan. (SM/**)

Garut menuju tata kelola desa yang bersih, melayani, dan berdaya saing.

#TataKelolaDesa #AkuntabilitasDesa #BupatiGarut #DPMPDGarut #DesaWisataGarut #PurnaBhaktiWawanNurdin

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow