Garut

Jelang Ramadan, Bupati Garut Turun Langsung ke Pasar: Pastikan Stok Aman, Harga Terjangkau

rakyatdemokrasi
×

Jelang Ramadan, Bupati Garut Turun Langsung ke Pasar: Pastikan Stok Aman, Harga Terjangkau

Sebarkan artikel ini
Jelang Ramadan, Bupati Garut Turun Langsung ke Pasar, Pastikan Stok Aman, Harga Terjangkau locusonline featured image Feb
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] GARUT – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Kamis (12/2/2026). Didampingi Sekretaris Daerah Nurdin Yana, Kepala Disperindag ESDM Ridwan Effendi, dan jajaran terkait, Bupati memastikan ketersediaan serta stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di tengah potensi lonjakan permittaan masyarakat.

Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Garut dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri.

tempat.co

Kondisi Terkini: Harga Merangkak, Stok Aman Terkendali

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah komoditas sayuran mengalami kenaikan harga, antara lain:

KomoditasHarga Saat Ini (per kg)Harga NormalPotensi Puncak
Cabai MerahRp40.000 – Rp43.000Rp30.000Rp80.000 – Rp100.000
Bawang MerahRp32.000 – Rp40.000Rp20.000 – Rp23.000Rp40.000 – Rp50.000
TomatTerjadi kenaikan

Meski ada kenaikan, Kepala Disperindag ESDM, Ridwan Effendi, menegaskan bahwa stok bahan pokok secara umum masih aman dan mencukupi.

“Masyarakat tidak perlu panik. Barang tersedia banyak, harga masih dalam tahap wajar dan terkendali. Kami terus monitor 24/7,” ujar Ridwan.

Instruksi Bupati: Harga Tak Boleh Melebihi Tahun Lalu!

Dalam arahannya kepada para pedagang dan dinas teknis, Bupati Syakur memberikan target konkret dan terukur:

Harga tahun ini tidak boleh melebihi harga tahun kemarin pada komoditas sejenis.
Monitoring intensif oleh Disperindag setiap hari, bukan hanya saat jelang hari besar.
Menjadi solusi, bukan sekadar pengawas — jika ada kelangkaan, pemerintah harus bergerak cepat.

“Saya minta harga tahun ini dijadikan referensi. Usahakan tidak lebih dari tahun kemarin. Jangan sampai masyarakat terbebani di bulan suci,” tegas Bupati.

Solusi Jangka Panjang: Petani Champion dan Kemandirian Pangan

Bupati tidak hanya menyoroti sisi distribusi, tetapi juga hulu produksi. Ia menyoroti ironi di mana Garut yang merupakan daerah agraris masih harus mendatangkan cabai dan bawang dari luar daerah.

Instruksi strategis yang diberikan:

🔹 Dinas Pertanian diminta segera mengumpulkan para petani champion dari berbagai komoditas.
🔹 Para petani unggulan ini akan dijadikan mitra strategis pemda untuk menjamin ketersediaan pasokan lokal.
🔹 Intensifikasi lahan digencarkan di tengah ancaman alih fungsi lahan yang terus terjadi.

“Mestinya kita sebagai produsen, kebutuhan terpenuhi dari sini. Saya minta Dinas Pertanian kumpulkan champion-champion, minta mereka menjamin ketersediaan Bapokting, terutama yang kita jadi produsen utamanya,” ungkap Syakur.

Bupati juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan segera disalurkan. Ia menilai program ini akan berdampak positif terhadap stabilitas harga beras, karena daya beli masyarakat terbantu tanpa memicu spekulasi harga di tingkat pedagang.

Suara Pedagang: Antisipasi Lonjakan Harga

Haji Oping, pemilik PD Dara Rawit, mengakui bahwa tekanan harga menjelang munggahan hingga Lebaran sudah menjadi siklus tahunan. Ia memprediksi puncak harga cabai merah bisa menyentuh Rp80.000–Rp100.000 per kg, sementara bawang merah berpotensi menyentuh Rp40.000–Rp50.000 per kg jika pasokan dari luar tersendat.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang sejak dini turun ke pasar.

“Kami pedagang juga ingin harga wajar. Yang penting stok ada, masyarakat terlayani. Pemerintah hadir, itu yang bikin kami tenang,” ujar Oping.

Pasca-Lebaran: Pasar Guntur Akan Dibenahi

Tak hanya soal harga dan stok, Pemkab Garut juga berencana melakukan penataan kawasan Pasar Guntur secara menyeluruh pasca-Idulfitri 2026. Rencana ini mencakup perbaikan fasilitas, sirkulasi, dan estetika pasar agar lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Sidak Bupati Garut di Pasar Guntur Ciawitali menjadi bukti nyata kepemimpinan yang responsif dan solutif. Dengan pendekatan dari hulu (petani) ke hilir (pedagang dan konsumen), serta sinergi lintas OPD, Garut menunjukkan kesiapan penuh menghadapi Ramadan. (**)

Masyarakat diimbau tetap tenang, berbelanja bijak, dan percaya bahwa pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.


#GarutSiagaRamadan #BapoktingAman #BupatiTurunPasar #GarutJuaraPangan

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow