[Locusonline.co] JAKARTA – Dunia bisnis dan farmasi tanah air dikejutkan dengan kabar masuknya salah satu tokoh berpengalaman di jajaran pimpinan PT Soho Global Health Tbk (SOHO). Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (23/2/2026), perusahaan resmi mengangkat Ignasius Jonan sebagai Presiden Komisaris merangkap Komisaris Independen.
Pengangkatan ini tertuang dalam keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen SOHO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (25/2/2026). Jonan akan menjabat untuk periode lima tahun, yakni hingga 23 Februari 2031, menggantikan Eng Liang Tan yang dipindahkan jabatannya menjadi Komisaris perusahaan.
“Menyetujui pengangkatan anggota Dewan Komisaris Perseroan sebagai berikut: Bapak Ignasius Jonan, sebagai Presiden Komisaris dan Komisaris Independen Perseroan,” tulis manajemen SOHO dalam pengumuman resmi.
Jejak Karier Ignasius Jonan: Dari Kereta Api hingga Kementerian
Nama Ignasius Jonan bukanlah sosok asing di Indonesia. Pria kelahiran Singapura, 21 Juni 1963 ini memiliki rekam jejak panjang dan gemilang, baik di sektor pemerintahan, BUMN, maupun korporasi swasta.
Berikut adalah perjalanan karier penting Ignasius Jonan:Periode Posisi / Jabatan 1999 – 2001 Direktur Citigroup Private Equity 2001 – 2006 CEO PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) 2006 – 2008 Managing Director Citigroup Investment Banking 2009 – 2014 Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2014 – 2016 Menteri Perhubungan Republik Indonesia 2016 – 2019 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2026 – sekarang Presiden Komisaris & Komisaris Independen PT Soho Global Health Tbk
Salah satu pencapaiannya yang paling dikenang publik adalah saat memimpin PT Kereta Api Indonesia (KAI). Di bawah kepemimpinannya, KAI bertransformasi menjadi perusahaan transportasi yang lebih modern, tepat waktu, dan berorientasi pada pelayanan pelanggan, yang mengubah citra kereta api di mata masyarakat.
Portofolio Komisaris di Perusahaan Besar
Menariknya, jabatan di SOHO ini bukanlah satu-satunya posisi strategis yang saat ini diemban oleh Ignasius Jonan di dunia korporasi. Pasca purna tugas dari kabinet, ia tercatat aktif sebagai komisaris di sejumlah emiten besar di Indonesia:
- Komisaris Independen PT United Tractors Tbk (UNTR) – perusahaan alat berat dan pertambangan terkemuka.
- Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) – raksasa barang konsumen cepat saji.
- Presiden Komisaris PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) – perusahaan solusi teknologi informasi.
Dengan portofolio yang tersebar di sektor alat berat, barang konsumen, hingga teknologi, kehadiran Jonan di SOHO semakin memperkuat jajaran direksi dan komisaris perusahaan farmasi ini dengan sosok yang kaya pengalaman di berbagai industri.
Latar Belakang Pendidikan
Dari sisi akademis, Jonan memiliki dasar yang kuat di bidang ekonomi dan hubungan internasional:
- Doktorandus (Drs.) Akuntansi – Universitas Airlangga, Surabaya.
- Master of Arts (M.A.) in International Relations and Affairs – The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Amerika Serikat.
Kombinasi antara latar belakang pendidikan akuntansi, pengalaman di perbankan investasi, kepemimpinan di BUMN, hingga jabatan menteri, menjadikannya figur yang memahami berbagai sisi bisnis dan birokrasi.
Apa Artinya bagi SOHO?
PT Soho Global Health Tbk (SOHO) merupakan salah satu pemain penting di industri kesehatan Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang distribusi dan perdagangan produk farmasi, alat kesehatan, serta produk konsumen kesehatan.
Masuknya Ignasius Jonan sebagai Presiden Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis dalam beberapa aspek:
- Penguatan Tata Kelola Perusahaan (GCG): Pengalamannya di berbagai perusahaan publik dan BUMN diyakini dapat memperkuat praktik tata kelola yang baik di SOHO.
- Wawasan Regulasi: Sebagai mantan menteri di dua kementerian teknis (Perhubungan dan ESDM), ia memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika regulasi di Indonesia, yang sangat relevan bagi industri farmasi yang diatur ketat.
- Jejaring dan Reputasi: Nama besarnya dapat membuka peluang kemitraan strategis dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.
Dengan demikian, langkah SOHO memboyong Jonan ke dalam jajaran komisaris dapat dilihat sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi perusahaan dan memposisikan diri dalam persaingan industri kesehatan yang semakin kompetitif. (**)
Disclaimer: Berita ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi dari manajemen SOHO ke publik. Keputusan investasi terkait saham SOHO sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing investor setelah melakukan analisis yang mendalam.














