[Locusonline.co] JAKARTA – Kinerja ekspor produk pangan olahan Indonesia ke Kanada menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir. Didorong oleh meningkatnya permintaan pasar dan penguatan kerja sama perdagangan kedua negara, nilai ekspor komoditas ini melonjak signifikan.
Data terbaru menunjukkan, nilai ekspor pangan olahan Indonesia ke Kanada naik dari sekitar USD 56,4 juta (sekitar Rp952 miliar) pada 2023 menjadi USD 116,7 juta (sekitar Rp1,97 triliun) pada 2025 . Artinya, terjadi pertumbuhan luar biasa sebesar 106,8 persen hanya dalam dua tahun .
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring penguatan kerja sama perdagangan kedua negara,” ujar Direktur Pelaksana Bisnis II Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Sulaeman .
Kolaborasi Strategis Buka Akses Pasar
Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya kolaboratif berbagai pihak. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa terus mendorong perluasan akses pasar dengan menggandeng Kementerian Perdagangan dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) .
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga adalah kunci untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional.
“KBRI Ottawa terus mendorong kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Kanada. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pasar produk pangan olahan Indonesia,” kata Muhsin dalam keterangan pers tertulis, Kamis, 12 Maret 2026 .
Salah satu langkah nyata adalah memfasilitasi penandatanganan kontrak dagang secara virtual antara importir Kanada, Exotique Foods (yang dikelola diaspora Indonesia), dengan sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia. Hasilnya, lima purchase order (PO) dan satu nota kesepahaman (MoU) berhasil ditandatangani dengan total nilai transaksi sekitar 92 ribu dolar AS (Rp1,5 miliar) .
Produk-Produk Unggulan yang Tembus Pasar Kanada
Beragam produk pangan olahan khas Indonesia berhasil menarik minat konsumen Kanada. Berikut beberapa di antaranya:Produk Produsen Tempe siap saji PT Azaki International Gula kelapa & gula aren PT Wins Organic Permen jahe PT Indo Tropikal Bawang goreng CV Dua Sholeha Keripik buah CV Menara Desa Pasta bebas gluten (gluten-free) PT Ladang Sehat
Ragam produk ini membuktikan bahwa produk tradisional Indonesia yang dikemas dan diolah secara modern memiliki daya saing tinggi di pasar internasional, bahkan di negara dengan standar ketat seperti Kanada.
Potensi Pasar Kanada yang Besar
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Ditjen PEN Kemendag, Miftah Farid, sebelumnya menyatakan bahwa pasar Kanada sangat potensial. Karakter masyarakatnya yang multikultural membuka peluang besar bagi produk makanan dan minuman Indonesia.
Atase Perdagangan KBRI Ottawa, Mahdewi Silky, menambahkan bahwa meskipun permintaan pasar masih terbuka luas, pelaku usaha perlu memenuhi sejumlah persyaratan, terutama terkait standar produk dan aspek logistik.
Ke depan, KBRI Ottawa bersama Kemendag dan LPEI akan terus memperkuat kehadiran produk Indonesia di pasar Kanada. Langkah ini sejalan dengan semangat mendorong produk lokal menembus pasar global dan meningkatkan nilai ekspor nasional. (**)











