[Locusonline.co] BANDUNG – Bulan suci Ramadan seringkali diiringi dengan menurunnya stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI). Hal ini diakui Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk aktif berdonor darah.
Ajakan tersebut disampaikan Farhan saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (16/3/2026). Menurutnya, kebutuhan darah di Kota Bandung tetap tinggi meskipun sedang berpuasa, namun stok justru kerap menipis.
“Saya mengimbau Bapak Ibu semua yang berbadan sehat agar menyumbangkan darahnya ke PMI, ” ujar Farhan.
Stok Darah Drastis Turun Saat Ramadan
Farhan menjelaskan, data menunjukkan bahwa stok darah di PMI Kota Bandung selalu mengalami penurunan drastis selama bulan Ramadan. Padahal, kebutuhan transfusi darah untuk pasien di rumah sakit tidak pernah berkurang.
“Sepanjang bulan Ramadan stok darah di PMI Kota Bandung menurun drastis. Kita memerlukan hal itu,” katanya.
Farhan Sudah Mulai, Giliran ASN Lainnya
Untuk memberi contoh, Farhan mengaku telah melakukan donor darah beberapa hari sebelumnya. Ia berharap langkah kecilnya ini bisa diikuti oleh ribuan ASN lainnya di lingkungan Pemkot Bandung.
“Saya sudah memulainya pada hari Rabu minggu lalu. Saya yakin Anda juga bisa, ” ujarnya.
Donor Darah Aman Selama Sehat
Farhan menegaskan bahwa donor darah tidak akan membahayakan kesehatan, asalkan dilakukan oleh orang yang sehat dan memenuhi syarat. Prosedurnya sederhana dan aman.
“Syaratnya tidak berat dan tidak akan membuat kita sakit, sepanjang Anda tidak menghidap penyakit berbahaya, ” tuturnya.
Di tengah ibadah puasa, solidaritas sosial jangan sampai luntur. Ajakan Wali Kota Farhan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran ASN dan masyarakat umum untuk turut serta dalam kegiatan donor darah. Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi penyelamat nyawa bagi mereka yang membutuhkan. (**)














