DaerahGarutLifestyleNews

15 Menit Melawan Macet: Satu Arah di Limbangan, Solusi Sementara atau Ritual Lalu Lintas Tahunan?

bhegins
×

15 Menit Melawan Macet: Satu Arah di Limbangan, Solusi Sementara atau Ritual Lalu Lintas Tahunan?

Sebarkan artikel ini
Pemberlakuan sistem satu arah di limbangan garut 1n7te dom
Pemberlakuan sistem satu arah di Limbangan Garut. Foto: ANTARA

LOCUSONLINE, GARUT – Di tengah padatnya arus balik Lebaran 2026, kawasan Limbangan kembali menjadi panggung klasik, kendaraan mengular, klakson bersahutan, dan aparat berjibaku mengatur arus yang seolah tak pernah benar-benar bisa ditaklukkan.

Pada Sabtu (28/3/2026), Ditlantas Polda Jawa Barat bersama Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dengan durasi berkisar 15 hingga 30 menit. Tujuannya jelas: mengurai kepadatan kendaraan yang mengalir dari Garut menuju Bandung.

tempat.co

Namun, di balik narasi “penguraian kemacetan”, muncul pertanyaan yang lebih dalam: apakah sistem ini benar-benar solusi, atau sekadar jeda singkat dalam kemacetan yang lebih panjang?

Antara Strategi dan Rutinitas

Secara teknis, sistem satu arah ini diterapkan secara situasional. Ketika volume kendaraan dari arah Garut meningkat signifikan, jalur dialihkan sepenuhnya ke satu arah selama interval waktu tertentu. Setelah itu, arus kembali dinormalkan, sebuah siklus yang terus berulang.

Petugas di lapangan tampak sigap, mengatur kendaraan dengan peluit dan isyarat tangan. Namun, pola ini bukan hal baru. Setiap musim mudik dan arus balik, Limbangan hampir selalu menjadi titik krusial yang membutuhkan rekayasa serupa.

Dalam pengamatan di lapangan, kemacetan tidak sepenuhnya hilang melainkan berpindah. Saat satu arah diberlakukan, arus kendaraan memang mengalir lebih lancar ke satu sisi, tetapi di sisi lain, antrean kendaraan justru menumpuk, menunggu giliran.

Efektif, Tapi Sementara?

Sejumlah pengendara mengaku terbantu dengan sistem tersebut, meski tetap harus bersabar menghadapi waktu tunggu. “Lumayan lancar pas dibuka satu arah, tapi ya nunggu juga lama,” ujar Edi salah satu pengemudi yang melintas.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow