[Locusonline.co] BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin (30/3/2026). Dalam paparannya, Farhan memaparkan sejumlah capaian positif di berbagai sektor pembangunan yang menunjukkan kinerja pemerintah kota yang solid dan adaptif.
Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah
Realisasi pendapatan daerah Kota Bandung tahun 2025 mencapai Rp7,207 triliun atau 95,11 persen dari target Rp7,577 triliun. Pendapatan ini ditopang oleh:
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp3,791 triliun (91,46%)
- Pendapatan transfer: Rp3,367 triliun (98,13%)
- Lain-lain pendapatan sah: Terealisasi 100%
Sementara itu, belanja daerah terealisasi Rp7,490 triliun atau 89,73 persen dari anggaran Rp8,347 triliun.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tinggi: 84,66 Poin
Sektor pembangunan manusia mencatatkan prestasi membanggakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bandung mencapai 84,66 poin, masuk kategori tinggi dan melampaui rata-rata Jawa Barat maupun nasional yang berada di angka 75,90.
Beberapa indikator pendukung juga menunjukkan tren positif:Indikator Capaian Usia Harapan Hidup 76,30 tahun Rata-rata Lama Sekolah 11,41 tahun Harapan Lama Sekolah 14,27 tahun Pengeluaran per Kapita Rp19,28 juta/tahun
Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Investasi Melonjak 107,61%
Kinerja ekonomi Kota Bandung menunjukkan perbaikan signifikan. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,29 persen, melampaui target 5,1 persen. Meski sedikit di bawah capaian Provinsi Jawa Barat, Farhan menilai hal ini wajar karena struktur ekonomi Bandung lebih didominasi sektor jasa dan konsumsi.
“Ini menunjukkan ekonomi kota tetap kuat dan adaptif,” kata Farhan.
Salah satu capaian paling menonjol datang dari sektor investasi. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp11,92 triliun, melampaui target Rp11,07 triliun atau 107,61 persen. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal positif atas kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Bandung.
Penurunan Emisi Karbon 270,44% dari Target
Di sektor lingkungan, capaian terbilang impresif. Penurunan emisi karbon mencapai 194.150 ton CO₂ ekuivalen atau 270,44 persen dari target. Selain itu:
- Indeks kualitas lingkungan hidup: 58,42 (di atas target)
- Indeks kelayakan kota: 8,34 poin
Tata Kelola Pemerintahan: Profesional, Akuntabel, Inovatif
Farhan menegaskan komitmen Pemkot Bandung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan inovatif, seiring dengan tren peningkatan indeks reformasi birokrasi. Pembangunan kota terus diarahkan menjadi lebih inklusif, adil, dan toleran, dengan penguatan ekonomi kreatif serta digitalisasi.
Harapan untuk Bandung yang Lebih Baik
Menutup paparannya, Farhan berharap DPRD Kota Bandung dapat memberikan rekomendasi konstruktif untuk menyempurnakan kinerja pemerintahan ke depan.
“LKPJ ini menjadi bahan evaluasi bersama demi Bandung yang lebih baik,” ujarnya.














