[Locusonline.co] JAKARTA – Kabupaten Garut terus menunjukkan keseriusannya dalam mengoptimalkan potensi kelautan di wilayah selatan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Gedung Mina Bahari 2 KKP, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terkait percepatan pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Cilauteureun di Kabupaten Garut .
Kehadiran Bupati Garut disambut langsung oleh Direktur Kepelabuhan Perikanan KKP RI, Ady Candra. Dalam pertemuan yang juga dihadiri jajaran Diskanak dan Bappeda Garut tersebut, Bupati menyampaikan usulan serta harapan besar masyarakat Garut agar pembangunan pelabuhan di pesisir selatan dapat segera direalisasikan .
Bupati Garut: Infrastruktur Pelabuhan Kunci Akselerasi Pembangunan
Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa usulan ini merupakan kebutuhan mendesak, bukan sekadar rencana jangka panjang. Menurutnya, keberadaan pelabuhan perikanan akan menjadi infrastruktur kunci dalam mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Garut .
“Kami sangat berharap usulan untuk pembangunan Pelabuhan Cilauteureun, semoga bisa dipertimbangkan dan segera dibangun. Hal ini karena masyarakat sangat membutuhkan serta untuk mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Garut,” ujar Bupati .
Pernyataan ini disampaikan dengan latar belakang data yang cukup mencengangkan. Berdasarkan informasi dari Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut, potensi lestari perikanan di laut selatan Kabupaten Garut sebenarnya dapat mencapai 10.000 ton per tahun. Namun, realisasi penangkapan saat ini masih sangat jauh, rata-rata hanya sekitar 1.500 hingga 1.600 ton per tahun .
Ketimpangan antara potensi dan realisasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan. Volume produksi saat ini hanya mampu menghasilkan pendapatan nelayan sekitar Rp1,2 juta per bulan, angka yang masih berada di bawah Upah Minimum Regional (UMR) .
KKP RI: Potensi Garut Luar Biasa, Dukungan Penuh Diberikan
Menanggapi usulan tersebut, Direktur Kepelabuhan Perikanan KKP RI, Ady Candra, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Garut. Ia mengakui bahwa wilayah selatan Jawa, khususnya Garut, memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat luar biasa namun masih memerlukan infrastruktur yang memadai untuk pengembangannya .
“Potensi perikanan di Garut luar biasa. Tentu kami mendukung usulan yang diberikan oleh Pemkab Garut dalam pengembangan Selatan Jawa, terutama di Garut. Namun, tentunya ini diperlukan proses dan perencanaan dengan baik. Mudah-mudahan niat baik ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Garut,” ungkap Ady Candra .
Ady menegaskan bahwa pihaknya akan segera menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti perencanaan pembangunan tersebut. Komitmen ini menjadi angin segar bagi nelayan Garut yang selama ini beroperasi tanpa fasilitas pelabuhan yang memadai .
Urgensi Pembangunan: Dari Manajemen Hasil Tangkapan hingga Kesejahteraan Nelayan
Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun bukanlah proyek seremonial semata. Keberadaan pelabuhan perikanan di pesisir selatan akan membawa dampak fundamental bagi ekosistem perikanan Garut:
- Efisiensi Bongkar Muat dan Distribusi: Selama ini, nelayan Garut selatan kesulitan dalam proses pendaratan ikan karena tidak adanya dermaga yang layak. Pelabuhan akan memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk bersandar dengan aman, mempercepat proses bongkar muat, dan menjaga kualitas ikan .
- Pengurangan Biaya Logistik: Tanpa pelabuhan, nelayan seringkali harus menjual hasil tangkapan ke daerah lain atau melalui tengkulak dengan harga rendah. Pelabuhan akan membuka akses pasar yang lebih luas dan kompetitif.
- Pemicu Ekonomi Wilayah: Pelabuhan perikanan tidak hanya bermanfaat bagi nelayan. Ia akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar melalui munculnya usaha pengolahan ikan, es balok, bengkel kapal, hingga sektor perdagangan dan jasa.
- Peningkatan Kapasitas Tangkap: Dengan infrastruktur yang mendukung, nelayan dapat lebih berani melaut dan mengoptimalkan potensi tangkapan. Target peningkatan produksi menjadi 4.200 ton per tahun yang dicanangkan Diskanak akan lebih mudah tercapai .
Tahapan dan Lokasi Prioritas
Pemerintah Kabupaten Garut telah memetakan wilayah pesisir selatan dan mengidentifikasi dua lokasi strategis untuk pembangunan pelabuhan, yaitu di kawasan Pantai Cilauteureun, Kecamatan Cikelet, dan Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin .
Mengingat kebutuhan yang mendesak dan keterbatasan anggaran, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Pelabuhan Cilauteureun menjadi prioritas utama pada tahap awal karena dinilai memiliki dampak ekonomi yang paling signifikan dan dapat segera dirasakan oleh nelayan setempat .
Rencana ini telah mendapatkan momentum positif. Selain dukungan dari KKP, Bupati Garut sebelumnya juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat pada 25 Februari 2026. Kepala DKP Jawa Barat, Rinny Cempaka, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemprov Jabar untuk mengawal usulan ini ke pemerintah pusat .
Sinergi untuk Garut Hebat
Kunjungan ke KKP RI ini menjadi langkah kongkrit dalam upaya menjemput bola ke pemerintah pusat. Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, proses perencanaan dan realisasi pembangunan Pelabuhan Cilauteureun diharapkan dapat berjalan lancar.
Bupati Abdusy Syakur Amin berkomitmen untuk terus mengawal proses ini. Baginya, pembangunan pelabuhan bukan hanya tentang beton dan dermaga, tetapi tentang menghadirkan kesejahteraan bagi ribuan nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi pesisir.
“Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam memajukan sektor maritim demi mewujudkan kesejahteraan warga dan Garut Hebat,” tegas Bupati .
Dengan dukungan penuh dari pusat dan provinsi, masyarakat Garut selatan kini menanti realisasi janji ini. Pelabuhan Cilauteureun diharapkan menjadi pintu masuk bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan di Kabupaten Garut. (**)













