Sementara masyarakat Purwakarta, seperti biasa, hanya bisa menyaksikan dari pinggir arena — berharap pergantian ini membawa perubahan nyata, bukan sekadar rotasi nama dalam berita dan poster-poster formal.
Dalam dunia di mana jabatan bergulir secepat rotasi ban dinas, yang abadi hanyalah seremoni itu sendiri. Bravo! (Laela)

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”