ArtikelBisnisDesakuEkonomiLifestyleNasionalNews

Koperasi Merah Putih: Obat Kemiskinan atau Sekadar Vitamin Kampanye?

bhegins
×

Koperasi Merah Putih: Obat Kemiskinan atau Sekadar Vitamin Kampanye?

Sebarkan artikel ini
Kdmp zulhas
Foto Istimewa
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Baca Juga : Usai Dibuka Presiden, Esoknya KDMP Ditutup Mitra: Sponsor Tersinggung, Koperasi Tersandung

Akta Dibagikan, Mimpi Dimulai: KDMP Diteken, Kemitraan Siap Hadir, Manajemen Masih Absen

tempat.co

Pasca peluncuran, beberapa koperasi langsung “bergerak” katanya menyediakan sembako murah, akses kredit rakyat, hingga apotek mini dengan stok obat dari Kimia Farma. Tapi pertanyaan yang bergulir di warung kopi desa: berapa lama koperasi ini akan bertahan sebelum berubah fungsi jadi “warung elite lokal”?

Misi Kopdes Merah Putih terdengar mulia: kolaborasi BUMN, pendampingan profesional, digitalisasi ekonomi desa. Namun dalam praktiknya, rakyat sering kali cuma kebagian seremoninya. Selebihnya, tinggal menunggu jadwal audit atau penangkapan.

Apakah koperasi ini akan benar-benar menjadi alat pemberdayaan rakyat desa? Atau sekadar etalase politik yang mewah tapi kosong isi?

Dalam sejarahnya, koperasi di negeri ini sering dijadikan tameng moral, tapi jarang disentuh serius dalam kebijakan anggaran. Jangan sampai, Merah Putih di nama tinggal simbol, sementara praktiknya masih dominan abu-abu.

Sementara rakyat terus menunggu, apakah koperasi ini benar-benar untuk mereka, atau hanya panggung lain yang disiapkan menjelang 2029.(Bhegin)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow