ArtikelBencanaHukumLingkungan HidupNasionalNewsOpini

Jejak Kontroversi Raja Juli Antoni dari Laut Disertifikasi hingga Hutan Dilucuti

bhegins
×

Jejak Kontroversi Raja Juli Antoni dari Laut Disertifikasi hingga Hutan Dilucuti

Sebarkan artikel ini

“Hutan hilang bukan karena pencuri kayu, tapi karena pena pejabat yang terlalu ringan menandatangani.”

Gemini Generated Image u8lquau8lquau8lq
Foto istimewa Ai
  • Anggota: Rp 20 juta/bulan
  • Penanggung jawab: Rp 50 juta/bulan

Secara fungsi strategis programnya penting, tetapi secara etika politik. Bentuk politisasi kementerian kehutanan terbaca telanjang.

Sertifikat di Atas Laut: Ketika Geografi Kalah oleh Tanda Tangan

Kasus SHGB di atas laut di Tangerang adalah mahakarya absurditas birokrasi, Laut diubah status jadi lahan bangunan, sertifikat terbit legal dan rapi dan jawabannya lagi-lagi: “saya tidak tahu.”

tempat.co

Pertanyaan paling masuk akal “bagaimana pejabat pertanahan tidak tahu lahan laut dijual?”

Banjir, longsor, karhutla, deforestasi, dan kriminalisasi warga adat adalah akibat langsung kebijakan yang tidak memegang azas kehati-hatian. Sorotan publik dan DPR kini mengerucut, Desakan mundur bukan sekadar simbol politis, ini alarm atas rusaknya tata kelola hutan di tengah krisis iklim yang kian brutal.

Jika kementerian kehutanan kembali menjadi etalase politik, bukan benteng hutan, maka Indonesia akan masuk era deforestasi legal penuh barcode dan meterai.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow