Sementara aparat sibuk mengurai kemacetan, persoalan klasik kembali mengemuka: lonjakan wisatawan selalu datang lebih cepat dibanding kesiapan infrastruktur. Setiap libur panjang, Garut ramai dipuji sebagai surga wisata. Tapi di balik itu, jalan-jalan utama tetap diuji, OPD terkait diuji, dan publik kembali diuji kesabarannya.
Libur akhir tahun pun berlalu dengan pola yang sama: wisata naik, lalu lintas padat, rekayasa jalan diberlakukan, dan solusi jangka panjang tetap menunggu giliran.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”













