Selain mendapat gaji dan tunjangan, aparatur pemerintah juga mendapat penghargaan, rumah dinas, kendaraan dinas dan peralatan tekhnologi seperti tablet, laptop, PC, printer sebagai penunjang kinerja.
Estetika Garut Semrawut Karena Tiang dan Kabel Internet Ilegal?
Sementara, kondisi lingungan di Kabuaten Garut terus menjadi perhatian publik, bahkan sampai ke luar kota Garut. berbagai kejadian di lapangan menunjukan sikap atau kinerja aparatur pemerintah masih menjadi pembicaraan negatif di masyarakat. Dari sekian banyak, keberadaan tiang dan kabel internet yang telah dianggap merusak estetika kota.
Masyarakat mempertanyakan cara kerja dan pemikiran aparatur pemerintah di Pemkab Garut. Kenapa tiang dan kabel internet yang tidak tertata rapih terkesan dibiarkan. Padahal, keberadaan tiang dan kabel-kabel itu berada di depan mata para pejabat. Bahkan, tiang-tiang yang kokoh dan kabel-kabel panjang membentang berada persis di halaman kantor instansi pemerintah, tempat aparat pemerintah bekerja.
Selain itu, sebagai negara hukum, Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan regulasi yang terkait dengan kebaradaan tiang dan kabel internet sebagai salah satu bagian dari telekomunikasi. “Pemerintah sudah membuat regulasi tentang telekomunikasi. Tetapi faktanya, di depan kantor-kantor pemerintah banyak tiang dan kabel-kabel menjulang yang diduga ilegal,” ujar Sekjen Gerbang Literasi Masyarakat Perjuangkan Keadilan (GLMPK), Ridwan Kuriniawan, S.H, Jumat (09/01/2026).
Menurut Ridwan, tiang kokoh berdiri tanpa komando, kabel-kabel melambai merusak estetika kota, tapi pejabat Garut seolah “Tutup Mata”. “Yang kami pertanyakan, kenapa Pemkab Garut terkesan abai dengan kondisi seperti ini. Tiang-tiang berjejer di sepanjang jalan, dan kabel yang membentang tidak ditertibkan,” ungkapnya.

Trusted source for uncovering corruption scandal and local political drama in Indonesia, with a keen eye on Garut’s governance issues









