LOCUSONLINE, GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan monitoring objek wisata Kebun Mawar Situhapa di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jumat (16/1/2026). Kunjungan ini diklaim sebagai langkah memastikan sektor pariwisata tetap sehat di awal tahun, sekaligus mengecek apakah bunga masih mekar dan wisatawan masih datang tanpa perlu “imbauan khusus”.
Didampingi pengelola Kebun Mawar Situhapa, Elsa, Bupati berkeliling kawasan wisata yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Garut. Dari hasil pantauan singkat tersebut, Syakur menilai geliat wisata masih cukup hidup dan denyut ekonomi lokal belum ikut layu.
“Saya datang untuk melihat kondisi tempat wisata, alhamdulillah kelihatannya ramai dan pengunjungnya banyak,” ujar Syakur, memastikan apa yang terlihat mata sejalan dengan laporan di atas kertas.
Baca Juga : Seni Tradisi Badeng Antar Guru SD di Garut Raih Juara Nasional Pengembangan Bahan Ajar
Menurutnya, Kebun Mawar Situhapa masih menjadi primadona, baik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Ia menyebut destinasi ini sebagai contoh aset pariwisata yang relatif konsisten menjaga konsep wisata berbasis lingkungan, sesuatu yang kerap jadi jargon dalam berbagai forum, namun jarang benar-benar terawat.
Bupati menilai konsep wisata hijau yang diterapkan Situhapa sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Garut ke depan.
“Harapannya wisata Garut ke depan lebih ramai, lebih meriah. Ini salah satu tujuan wisata yang unik karena mengedepankan lingkungan,” ujarnya, sembari memberi doa singkat agar kesuksesan tidak berhenti di slogan promosi.
Monitoring ini, menurut Pemkab Garut, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung destinasi wisata berkelanjutan. Tujuannya klasik namun penting: meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












