“Hujan belum pamit, tanah sudah menyerah. Dan warga kembali diingatkan bahwa di musim ekstrem, alam selalu punya agenda sendiri.”
LOCUSONLINE, BANDUNG BARAT – Alam kembali menunjukkan siapa yang paling konsisten menepati janji. Hujan deras yang turun tanpa basa-basi, ditambah angin kencang yang ikut nimbrung, berujung pada peristiwa tanah longsor di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jumat (23/1/2028) petang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di Kampung Babakan, RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Lereng yang tak kuasa menahan guyuran air akhirnya menyerah, dan longsor pun terjadi tepat saat warga bersiap menutup hari.
Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menyebut cuaca ekstrem sebagai aktor utama di balik kejadian tersebut.
“Curah hujan tinggi disertai angin kencang menjadi pemicu longsor di lokasi kejadian,” ujar Hadi saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1).
Baca Juga : Tambang Ditutup, Perumahan Dipuasakan: Dedi Mulyadi Tarik Rem Darurat Jawa Barat
Dampaknya, sekitar 30 rumah dilaporkan terdampak. Namun hingga kini, jumlah pasti korban masih dalam tahap pendataan. Petugas masih berjibaku melakukan asesmen di lapangan untuk memastikan skala kerusakan dan kondisi warga terdampak.
“Pendataan korban masih berjalan. Tim di lapangan masih melakukan penilaian langsung,” jelasnya.
Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Provinsi Jawa Barat langsung menjalin koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta aparat setempat guna melakukan penanganan awal sekaligus pendataan dampak bencana.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD setempat dan unsur terkait untuk penanganan awal serta pendataan,” kata Hadi.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












