“Dua sampai tiga tahun ke depan angkanya bisa saja tetap tinggi, bahkan naik. Itu wajar. Target kami, setelah fase pencarian ini selesai, tren kasus baru mulai turun signifikan sekitar 2030,” jelasnya.
Pemerintah daerah pun meminta masyarakat tidak panik menghadapi statistik tersebut. Sebaliknya, warga diimbau lebih terbuka dan kooperatif untuk memeriksakan diri jika mengalami gejala, demi mendukung target eliminasi TBC di masa mendatang.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









