LOCUSONLINE, GARUT – Penantian panjang warga Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, akhirnya berujung manis. Jembatan Gantung Cipalebuh kini resmi menjadi “jalur peradaban” baru yang menghubungkan sekolah, sawah, masjid, hingga kantor desa. Akses yang dulu bikin deg-degan, sekarang tinggal jalan lurus.
Jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar 1,20 meter ini membentang di atas sungai, menghubungkan Kampung Punaga Jolok dan Kampung Baru. Sebelumnya, warga harus memilih antara menyeberang sungai dengan risiko terseret arus atau memutar jauh dengan bonus waktu tempuh yang bikin kaki protes.
Kepala Desa Mandala Kasih, Iwan Darmawan, menyebut jembatan tersebut sudah lama menjadi “wishlist” warga. Proyek ini dibangun melalui kolaborasi TNI dan Vertical Rescue Indonesia (VRI).
“Manfaatnya terasa ke semua sektor pertanian, ekonomi, kesehatan, sampai ibadah. Bahkan urusan administrasi ke desa sekarang nggak perlu lagi jalan tiga kilometer,” kata Iwan di lokasi jembatan, Jumat (23/1/2026).
Sebelum jembatan ini berdiri, warga Kampung Baru harus menyeberangi sungai untuk sekolah atau sekadar mengurus surat. Opsi lainnya adalah berjalan memutar hampir satu jam cukup untuk merenung soal nasib akses desa.
“Dulu aktivitas benar-benar tersendat. Sekarang alhamdulillah, jalurnya sudah jelas dan aman,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dua kampung tersebut sempat terisolasi hampir dua tahun setelah jembatan lama rusak diterjang banjir. Kondisi diperparah oleh material lama yang sudah keropos akibat korosi, mengingat desa ini berada di wilayah pesisir.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












