[Locusonline.co] Garut — Suasana gotong royong masyarakat Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, mendadak berubah menjadi riuh rendah penuh sukacita. Bukan tanpa sebab, Gubernur Jawa Barat yang begitu populer, Kang Dedi Mulyadi, tiba-tiba muncul di tengah mereka. Namun, yang datang bukanlah sang Gubernur asli, melainkan sosok yang akrab disapa “Kang Dedi Mulyadi KW”—seorang konten kreator dari Manonjaya, Tasikmalaya, yang dikenal mirip dengan Gubernur Jabar sekaligus sering mereview program-program pembangunan di media sosial.
Kedatangan tak terduga ini langsung disambut hangat warga. Mereka berbondong-bondong mendekat untuk bersalaman, berfoto bersama, dan berinteraksi dengan sosok yang membawa aura kegubernuran itu. Konten kreator yang berperan sebagai “Gubernur KW” menjelaskan bahwa kedatangannya berawal dari singgah di Rest Area Primajasa Bonsay untuk rehat, sembari meninjau hasil kerja pembangunan di wilayah lain.
“Masyarakat kami jadi tambah semangat lagi dalam bekerjanya,” ujar Oyan, Kepala Desa Citeras, yang menyebut momen ini sebagai suatu keberkahan. Meski yang datang adalah “KW”-nya, antusiasme warga tak berkurang. “Mudah-mudahan ke depannya bisa ketemu langsung dengan Kang Dedi Mulyadi yang aslina,” harap Oyan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa juga menyampaikan aspirasi langsung. Ia berharap Gubernur Jawa Barat yang asli, Kang Dedi Mulyadi, dapat berkunjung ke Desa Citeras untuk melihat kondisi infrastruktur yang masih perlu perhatian. “Banyak sekali jalan yang belum dibangun karena saya baru menjabat baru 2 tahun,” terang Oyan.
Kedatangan “Gubernur KW” juga diwarnai dengan kehangatan khas masyarakat pedesaan. Ia kebagian “Jomet” (Kejo Saeumet) atau nasi bungkus yang diberikan oleh Bu Lurah Citeras, Ami Jamilah. Sambutan sederhana ini diterima dengan sumringah, mencerminkan keramahan dan rasa kekeluargaan yang erat di tengah masyarakat.
Momen unik ini menunjukkan betapa kuatnya kedekatan emosional antara pemimpin dengan rakyatnya. Kehadiran sosok yang menyerupai Gubernur, meski bukan asli, mampu membangkitkan semangat dan kegembiraan, sekaligus menjadi saluran bagi warga untuk menyampaikan harapan mereka akan kunjungan dan perhatian nyata dari pemimpin provinsi mereka yang sesungguhnya. (**)

Seorang Jurnalis yang berdedikasi, fokus pada isu-isu sosial dan perkembangan di kawasan Garut Utara.












