Menurut Agus, biaya perbaikan jembatan tidak bisa dianggap receh. Panjang jembatan gantung yang bervariasi mulai 70 hingga 90 meter dengan lebar sekitar 1,8 meter membuat kebutuhan anggaran membengkak.
Baca Juga : Sekarang Warga Garut Urus Paspor Tak Perlu Ziarah ke Kota Tetangga
“Rata-rata satu jembatan butuh sekitar Rp1,5 miliar. Bahkan ada yang sampai Rp3 miliar, tergantung ukuran dan tingkat kerusakannya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan bukan sekadar urusan beton dan baja, melainkan menyangkut keselamatan serta denyut kehidupan warga. Jembatan-jembatan itu menjadi jalur utama menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga aktivitas ekonomi antar kampung.
“Tujuannya jelas, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. Jangan sampai akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi terganggu hanya karena jembatan tak kunjung diperbaiki,” kata Agus.
Kini, sambil menunggu realisasi anggaran pusat, warga Garut masih harus berdamai dengan jembatan rapuh dan berharap daftar prioritas ini benar-benar berujung pembangunan, bukan sekadar angka di atas kertas.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












