Fasilitas umum ikut menjadi korban. Sebanyak 44 rumah ibadah, dua fasilitas kesehatan, dan 26 sarana pendidikan dilaporkan terdampak. Luas area yang terkena bencana diperkirakan mencapai sekitar 128 hektare.
Menurut Teten, data tersebut menjadi potret nyata tingkat kerentanan Jawa Barat terhadap bencana di awal tahun. Informasi itu, kata dia, akan dijadikan dasar perencanaan mitigasi dan penanganan bencana oleh BPBD bersama instansi terkait.
Sementara itu, peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung menambah catatan kaki yang tak bisa diabaikan. Potensi cuaca ekstrem masih membayangi Jawa Barat, dengan puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026.
Di tengah angka-angka dan laporan resmi, satu pesan terasa jelas, ketika alam sudah tancap gas tanpa kompromi, kesiapan negara tak boleh terus berjalan di jalur wacana dan meja rapat.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












