[Locusonline.co] Jakarta – Pasar skutik maksi 150 cc di Indonesia yang selama bertahun-tahun menjadi “kerajaan” Yamaha NMAX dan Honda PCX, dalam waktu dekat dipastikan akan kedatangan pemain baru yang tak bisa diremehkan. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dikabarkan telah mempersiapkan amunisi terbarunya, sebuah skutik bongsor 150 cc yang terdaftar dengan kode UFR150 di laman Samsat DKI Jakarta pada awal 2026 .
Langkah ini menjadi sinyal terkuat bahwa Suzuki serius untuk ikut meramaikan segmen skutik premium yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan roda dua di Tanah Air.
Identitas Motor: Bukan Nama Asing di Pasar Global

Dalam data Samsat tersebut, UFR150 tercatat memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp 18.000.000. Perlu dipahami, NJKB bukanlah harga jual on the road, melainkan nilai dasar untuk penghitungan pajak. Meski demikian, angka ini memberi gambaran awal tentang posisi harga yang akan ditawarkan Suzuki nantinya .
Menariknya, UFR150 bukanlah model yang sepenuhnya baru di kancah global. Skutik ini diketahui merupakan produk dari Haojue, pabrikan asal China yang memiliki hubungan kerja sama erat dengan Suzuki, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik. Jika akhirnya resmi meluncur di Indonesia dengan logo Suzuki, model ini sangat mungkin dipasarkan dengan identitas Suzuki Burgman 150, melanjutkan legasi keluarga maxi-scooter Burgman yang sudah dikenal di Eropa dan Asia .
Desain Modern dengan Sentuhan Premium

Secara desain, UFR150 tampil sebagai skutik berperawakan bongsor dengan garis bodi membulat dan elegan khas skuter Eropa. Seluruh sistem pencahayaan sudah full LED, termasuk lampu utama tipe projector dan DRL LED yang memberikan kesan modern dan premium. Kesan futuristik juga diperkuat oleh panel instrumen full digital yang menyajikan informasi berkendara secara ringkas dan jelas .
Dengan postur yang lapang, skutik ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal, baik untuk pengendara maupun penumpang. Ruang kaki yang luas dan posisi berkendara ergonomis menjadi nilai jual utama yang siap bersaing dengan NMAX dan PCX .
Spesifikasi Mesin dan Fitur Keselamatan Canggih
Di sektor jantung pacu, Suzuki membekali UFR150 dengan mesin yang cukup menjanjikan. Skutik ini menggendong mesin 149 cc, satu silinder, 4-tak, SOHC, berpendingin cairan (liquid cooled) dengan teknologi injeksi bahan bakar. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 10,6 kW atau setara 14,2 dk dengan puncak torsi 14,2 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis CVT dan pelek 14 inci yang dibalut ban tubeless, serta tangki bahan bakar berkapasitas 8 liter .
Yang paling menarik, dari sisi keselamatan, Suzuki tampaknya tidak ingin main-main. UFR150 sudah dilengkapi dengan fitur yang sangat komprehensif, bahkan melebihi standar kelasnya:Fitur Keselamatan Keterangan Dual-Channel ABS Mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak di berbagai kondisi jalan . Traction Control System (TCS) Meminimalkan risiko selip pada roda belakang saat akselerasi di permukaan licin . Tire Pressure Monitoring System (TPMS) Memantau tekanan angin ban secara real-time, meningkatkan keselamatan berkendara .
Kombinasi TCS, ABS dua kanal, dan TPMS adalah fitur yang masih sangat jarang ditemukan di kelas skutik 150 cc Indonesia. Ini bisa menjadi senjata utama Suzuki untuk menarik konsumen yang mengutamakan aspek keselamatan.
Menantang Dua Raksasa
Jika benar meluncur, Suzuki Burgman 150 akan langsung masuk ke dalam segterpanas yang selama ini didominasi oleh Yamaha NMAX 155 dan Honda PCX 160. Kedua motor ini telah memiliki basis konsumen yang sangat loyal dan jaringan after-sales yang luas.Model Mesin Fitur Unggulan Harga (Perkiraan/OTR Jakarta) Suzuki Burgman 150 149 cc, 14,2 dk, Liquid Cooled TCS, Dual ABS, TPMS, Full LED, Digital Panel Belum Diumumkan (NJKB Rp 18 Juta) Yamaha NMAX 155 155 cc, 15,3 dk, Liquid Cooled Y-Connect, Traction Control, Stop & Start System ~Rp 32 – 36 Juta Honda PCX 160 156,9 cc, 16 dk, Liquid Cooled Smart Key, Answer Back System, USB Charger ~Rp 33 – 37 Juta
Meski tenaganya sedikit di bawah kompetitor, Suzuki mengandalkan keunggulan fitur keselamatan (TCS, TPMS) yang notabene belum dimiliki kedua rivalnya di varian standar. Hal ini bisa menjadi pembeda yang signifikan.
Tantangan terbesar Suzuki adalah harga. Agar bisa kompetitif, Burgman 150 harus dibanderol di kisaran harga yang sama atau lebih rendah dari NMAX dan PCX. Jika Suzuki dapat memproduksi motor ini secara lokal (CKD), bukan tidak mungkin harga jualnya bisa ditekan . Sementara jika masih CBU, harga bisa melambung tinggi seperti pengalaman Suzuki Burgman 200 yang sempat dijual Rp 57 jutaan dan kurang kompetitif .
Kapan Meluncur?
Hingga saat ini, Suzuki Indonesia masih bungkam mengenai tanggal pasti peluncuran. Namun, para pengamat otomotif memprediksi Burgman 150 akan diperkenalkan pada ajang pameran besar seperti GIIAS 2026 (pertengahan tahun) atau IMOS 2026 (akhir tahun) .
Yang jelas, dengan masuknya Suzuki ke arena ini, persaingan skutik maksi 150 cc dipastikan akan semakin panas. Konsumen diuntungkan dengan semakin banyaknya pilihan berkualitas. Siapkah NMAX dan PCX kedatangan “raja baru” dari Suzuki? Kita tunggu saja aksinya di tahun 2026. (**)













