ArtikelEkonomiNasionalNews

Minyak RI Ketar-Ketir Karena 19 Persen Tergantung Jalur Panas Selat Hormuz

bhegins
×

Minyak RI Ketar-Ketir Karena 19 Persen Tergantung Jalur Panas Selat Hormuz

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image knq4ibknq4ibknq4
Foto Ilustrasi Ai

Sebagai respons atas ketidakpastian durasi konflik, pemerintah berencana mengalihkan sebagian impor minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat. Opsi ini disebut sebagai skenario mitigasi terburuk untuk memastikan kepastian pasokan dalam negeri.

Penutupan Selat Hormuz, yang selama ini menjadi salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia, menambah tekanan terhadap rantai pasok global. Setiap gangguan di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi harga energi internasional dan stabilitas pasokan di negara pengimpor, termasuk Indonesia.

tempat.co

Dengan strategi pengalihan sumber impor dan sistem distribusi alternatif, pemerintah berupaya meredam dampak langsung terhadap kebutuhan domestik. Namun di tengah dinamika geopolitik yang sulit diprediksi, satu hal menjadi jelas: ketahanan energi bukan sekadar soal stok, melainkan soal kecepatan membaca peta risiko global.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow