Namun penjelasan tersebut tidak meredakan emosi Tito.
Menurut Muslih, pria tersebut justru melontarkan ancaman akan membunuh camat dan kapolsek sebelum meninggalkan lokasi.
Mendengar ancaman tersebut, Muslih segera berusaha mengamankan Tito.
Namun upaya itu tidak berjalan mulus karena yang bersangkutan melakukan perlawanan.
Peristiwa itu kemudian berubah menjadi perkelahian singkat antara keduanya, sebagaimana terlihat dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Setelah beberapa saat bergulat, Tito akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sebilah golok kecil yang dibawa oleh pria tersebut.
Meski insiden tersebut sempat memicu ketegangan, Muslih memutuskan tidak membawa kasus itu ke proses hukum.
Ia memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Keputusan itu diambil dengan harapan konflik tidak berlanjut serta situasi keamanan di wilayah Pakenjeng tetap kondusif.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










