Meski jadwal sudah disusun rapi, tantangan utamanya tetap sama setiap tahun: kebiasaan masyarakat yang cenderung pulang bersamaan.
Padahal, seperti diingatkan Korlantas, kepadatan bukan semata soal jumlah kendaraan, tetapi soal waktu yang dipilih secara serempak.
Dengan berbagai skenario yang disiapkan, pemerintah berharap arus balik Lebaran 2026 bisa lebih terkendali. Namun pada akhirnya, keberhasilan strategi ini tetap bergantung pada satu hal sederhana: apakah masyarakat mau sedikit berbeda dari kebiasaan.
Karena di jalan raya, keputusan paling bijak bukan soal seberapa cepat, tapi kapan waktu yang tepat untuk bergerak.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”













