Namun, di balik semua manuver dan angka, pertanyaan besarnya tetap menggantung: apakah invasi darat akan menjadi langkah strategis atau sekadar pembuktian bahwa dalam perang modern, keberanian tanpa kalkulasi hanya mempercepat perjalanan menuju peti mati?
Dalam ironi yang pahit, medan tempur tampaknya tidak lagi sekadar tempat menang atau kalah melainkan panggung di mana semua pihak bersikeras bahwa mereka sudah siap, bahkan untuk skenario terburuk.*****
Sumber: Fars News Agency, Axios

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










