Bisnis

Tahun Baru Libur Sehari, Tanah Abang Tarik Napas: Blok A Tutup, Pemburu Diskon Harap Bersabar

rakyatdemokrasi
×

Tahun Baru Libur Sehari, Tanah Abang Tarik Napas: Blok A Tutup, Pemburu Diskon Harap Bersabar

Sebarkan artikel ini
Tahun Baru Libur Sehari, Tanah Abang Tarik Napas, Blok A Tutup, Pemburu Diskon Harap Bersabar locusonline featured image
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co, Jakarta] Pergantian tahun selalu membawa cerita, termasuk bagi pusat belanja legendaris Tanah Abang. Memasuki Tahun Baru 2026, Pusat Grosir Blok A Tanah Abang dipastikan tutup sehari. Meski singkat, keputusan ini cukup berdampak bagi ribuan pedagang dan puluhan ribu pengunjung yang biasa memadati kawasan tersebut.

Blok A Tanah Abang Libur di Hari Tahun Baru

Pusat Grosir Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menghentikan aktivitas operasionalnya pada Kamis, 1 Januari 2026. Penutupan ini dilakukan dalam rangka libur Tahun Baru dan hanya berlangsung selama satu hari.

tempat.co

Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang, Hery Supriyatna, menegaskan bahwa penutupan tidak berlangsung lama. “Tutup gedung hanya tanggal 1 Januari 2026 saja,” kata Hery pada Senin, 29 Desember 2025, dikutip dari Antara.

Kembali Buka 2 Januari 2026

Meski libur di hari pertama tahun baru, aktivitas jual beli di Blok A Tanah Abang akan kembali normal pada Jumat, 2 Januari 2026. Para pedagang dijadwalkan kembali membuka kios seperti biasa.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi para pemburu barang grosir yang menjadikan Tanah Abang sebagai destinasi utama belanja, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha.

Operasional Tetap Jalan di Akhir Tahun

Menjelang pergantian tahun, Pasar Tanah Abang tetap melayani pengunjung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, Blok A tetap beroperasi meski dengan jam operasional lebih singkat.

Pada hari tersebut, aktivitas perdagangan hanya berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Jam ini dua jam lebih cepat dibandingkan jadwal normal, sebagai bagian dari penyesuaian menjelang libur Tahun Baru.

Tanah Abang Tetap Jadi Magnet Libur Panjang

Blok A Tanah Abang menjadi salah satu kawasan belanja yang paling ramai dikunjungi selama masa libur Natal 2025 dan cuti bersama. Ribuan pengunjung memadati lorong-lorong pasar sejak pagi hari.

Bagi masyarakat, Tanah Abang bukan sekadar pasar. Kawasan ini sudah lama menjadi pusat pergerakan ekonomi rakyat, sekaligus destinasi belanja wajib bagi pedagang eceran dari berbagai daerah.

Kunjungan Naik Lima Persen Sejak Awal Desember

Pengelola mencatat adanya peningkatan jumlah pengunjung sejak awal Desember 2025. Kenaikan tersebut mencapai sekitar lima persen dibandingkan hari-hari biasa di luar musim liburan.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa Tanah Abang masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja, meskipun persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan platform digital semakin ketat.

Tiga Momen Besar Jadi Pemicu Keramaian

Peningkatan jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang tidak terjadi tanpa sebab. Ada tiga momen besar hari raya keagamaan yang waktunya berdekatan, yakni Natal, Imlek, dan Ramadhan.

Kombinasi tiga momentum ini mendorong masyarakat untuk mulai berbelanja lebih awal. Banyak pedagang kecil dan pelaku UMKM yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengisi stok dagangan.

Puncak Keramaian Tembus 20 Ribu Pengunjung

Puncak keramaian Pasar Tanah Abang terjadi pada 27 Desember 2025. Pada hari itu, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu orang.

Angka tersebut relatif sama dengan puncak kunjungan pada periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini menandakan bahwa daya tarik Tanah Abang masih stabil di tengah perubahan pola belanja masyarakat.

Barang Rumah Tangga Masih Jadi Primadona

Mayoritas pengunjung Blok A Tanah Abang datang dengan tujuan yang sama: berburu kebutuhan rumah tangga. Produk seperti seprai dan bedcover menjadi barang yang paling banyak dicari.

Selain itu, batik, baju anak, tas, dan sepatu juga menjadi incaran utama. Harga grosir dan variasi produk yang lengkap membuat Tanah Abang tetap unggul dibandingkan pusat belanja lainnya.

Pasar Tradisional di Tengah Gempuran Digital

Di era belanja online yang serba instan, Pasar Tanah Abang masih mampu bertahan sebagai pusat perdagangan fisik. Interaksi langsung antara penjual dan pembeli menjadi nilai tambah yang sulit digantikan.

Namun demikian, tantangan ke depan tidak ringan. Digitalisasi, kenyamanan, dan kebersihan menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari jika Tanah Abang ingin terus relevan.

Pemprov DKI Ingin Hidupkan Kembali Tanah Abang

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki rencana besar untuk menghidupkan kembali Pasar Tanah Abang sebagai pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara.

Langkah ini dinilai strategis mengingat posisi historis Tanah Abang sebagai pusat grosir tekstil dan produk fashion yang sudah dikenal hingga mancanegara.

Digitalisasi Jadi Langkah Awal

Upaya revitalisasi Tanah Abang akan dilakukan secara bertahap. Salah satu fokus utama adalah digitalisasi sistem perdagangan dan manajemen pasar.

Dengan digitalisasi, diharapkan transaksi menjadi lebih transparan, efisien, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas tanpa meninggalkan karakter pasar tradisional.

Kebersihan dan Aksesibilitas Tak Luput Dibahas

Selain digitalisasi, Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan perbaikan kebersihan dan peningkatan aksesibilitas kawasan Pasar Tanah Abang. Dua hal ini kerap menjadi keluhan pengunjung.

Penataan kawasan, pengelolaan sampah, serta kemudahan akses transportasi menjadi faktor penting agar Tanah Abang semakin ramah bagi pengunjung lokal maupun luar daerah.

Tanah Abang Menuju Kekuatan Baru ASEAN

Pemprov DKI menegaskan keseriusannya dalam membenahi Pasar Tanah Abang secara menyeluruh. Target jangka panjangnya adalah menjadikan Tanah Abang sebagai kekuatan baru sentra industri pasar di kawasan ASEAN.

Jika rencana ini berjalan konsisten, Tanah Abang tidak hanya akan bertahan, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat perdagangan modern berbasis pasar rakyat.

Libur Sehari, Ekonomi Tetap Bergerak

Penutupan Blok A Tanah Abang selama satu hari di Tahun Baru 2026 dipandang sebagai jeda singkat dalam denyut ekonomi kawasan tersebut. Aktivitas dipastikan kembali normal keesokan harinya.

Bagi Tanah Abang, libur sehari bukan tanda melemah. Justru menjadi bukti bahwa pasar legendaris ini masih punya ritme sendiri dalam menggerakkan ekonomi rakyat.

Tanah Abang mungkin libur sehari di awal tahun, tetapi denyut perdagangannya tak pernah benar-benar berhenti. Di tengah tantangan zaman, Blok A tetap berdiri sebagai simbol pasar rakyat yang hidup, adaptif, dan terus berbenah menuju masa depan. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow