[Locusonline.co] Bandung – Galeri Patrakomala kembali menggelar kegiatan kurasi produk fesyen bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bandung, Jumat (13/2). Berbeda dari sekadar pameran biasa, kegiatan ini dirancang sebagai ruang evaluasi, pembinaan, dan seleksi ketat untuk memastikan produk-produk yang ditampilkan benar-benar berkualitas dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Proses kurasi dilakukan secara mendalam oleh tim kurator profesional yang menilai berbagai aspek: kualitas bahan, teknik produksi, desain dan estetika, hingga potensi pembelian serta kesesuaian dengan segmentasi pasar. Produk yang dinyatakan lolos akan dipajang di Galeri Patrakomala selama tiga bulan, menjadi etalase promosi strategis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli potensial.
Lebih dari Sekadar Seleksi: Kurasi sebagai Ruang Belajar
Deden Suswanto, tim kurator sekaligus desainer fesyen, menegaskan bahwa kurasi ini bukan sekadar proses “lulus atau tidak lulus.” Ada misi pendampingan yang melekat di dalamnya.
“Kurasi ini menjadi ruang evaluasi sekaligus pembinaan. Kami melihat tidak hanya dari sisi desain, tetapi juga kualitas jahitan, pemilihan material, hingga kesiapan produk masuk ke pasar yang lebih luas, ” ujar Deden.
Menurutnya, pelaku UMKM sering kali memiliki ide kreatif yang kuat, tetapi kurang memahami aspek teknis dan positioning brand. Di sinilah peran kurator menjadi krusial: mereka tidak hanya menilai, tetapi juga memberikan masukan konstruktif agar produk naik kelas.
“Harapannya, pelaku UMKM bisa memahami positioning brand mereka dan meningkatkan standar agar mampu bersaing secara profesional, ” tambahnya.
Kriteria Ketat: Tidak Semua Produk Bisa Masuk
Kegiatan kurasi ini tidak membuka pintu selebar-lebarnya. Ada kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh peserta:Aspek Kriteria Tujuan Legalitas Usaha NIB, PIRT, atau dokumen resmi lainnya Memastikan usaha terdaftar dan patuh regulasi Konsistensi Produksi Mampu memenuhi permintaan pasar secara berkelanjutan Menghindari “kehabisan stok” saat produk dipamerkan Kualitas Produk Jahitan rapi, material berkualitas, desain menarik Representasi “kelas atas” UMKM Bandung Kesiapan Pemasaran Kemasan, label, foto produk, dan strategi promosi Produk siap dijual, bukan sekadar dipajang Segmentasi Pasar Produk sesuai dengan target pasar yang dituju Meningkatkan peluang pembelian
Seleksi ketat ini penting untuk menjaga reputasi Galeri Patrakomala sebagai etalase produk unggulan. Tidak semua produk bisa masuk; hanya yang terbaik yang layak ditampilkan.
Bukan Sekadar Tempat Jualan, Tapi Inkubator Branding
Galeri Patrakomala selama ini dikenal sebagai ruang pamer produk UMKM Kota Bandung. Namun, fungsinya jauh lebih strategis dari sekadar tempat berjualan.Fungsi Implementasi Kurasi & Pembinaan Menyeleksi dan mendampingi UMKM agar naik kelas Ruang Pamer Etalase produk unggulan selama 3 bulan Branding Kolektif Membangun citra “Produk Bandung Berkualitas” Jejaring & Kolaborasi Mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer potensial Data & Riset Menjadi basis data tren produk dan pasar
Dengan pendekatan ini, Patrakomala tidak hanya menjadi etalase fisik, tetapi juga inkubator branding yang membantu UMKM memahami posisi mereka di pasar.
Dampak Jangka Panjang: Ekosistem Fesyen Berkelanjutan
Deden Suswanto menegaskan bahwa kegiatan kurasi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang membangun ekosistem fesyen lokal yang berkelanjutan.
“Kami membantu pelaku UMKM dalam membangun identitas dan nilai jual produk. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi tentang masa depan industri fesyen Bandung,” jelasnya.
Beberapa dampak yang diharapkan:Dampak Indikator Peningkatan Kualitas Produk Produk UMKM naik kelas, mampu bersaing dengan brand besar Penguatan Branding Kolektif “Made in Bandung” menjadi jaminan kualitas Ekspansi Pasar Produk masuk ke department store, marketplace, hingga pasar internasional Keberlanjutan Usaha UMKM tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan berkembang Ekosistem Kreatif Terjalin kolaborasi antar desainer, produsen, dan pemasar
Sinergi dengan Program Lain: Dari Kurasi ke Komersialisasi
Kegiatan kurasi ini tidak berdiri sendiri. Ia terintegrasi dengan berbagai program Pemkot Bandung lainnya:Program Keterkaitan Dekranasda Kota Bandung Pembinaan dan pengembangan produk kerajinan dan fesyen Bandung Creative City Forum Penguatan ekosistem kreatif lintas sektor Bandung Digital Valley Digitalisasi UMKM, e-commerce, dan pemasaran digital Program Kang Pisman Integrasi dengan produk ramah lingkungan (fesyen berkelanjutan) Event Kolaboratif Bandung Fashion Week, pameran UMKM, dan festival kreatif
Dengan sinergi ini, produk yang telah dikurasi tidak hanya berhenti di Galeri Patrakomala, tetapi juga didorong untuk masuk ke pasar yang lebih luas melalui berbagai kanal promosi dan penjualan.
Apa yang Membuat Kurasi Patrakomala Berbeda?
Dibandingkan dengan program serupa di daerah lain, kurasi Patrakomala memiliki beberapa keunggulan kompetitif:
1. Standar Kurasi yang Tinggi
Tidak semua produk lolos. Ini menciptakan eksklusivitas dan prestise bagi pelaku UMKM yang berhasil melewati seleksi.
2. Pendekatan “Pembinaan”, Bukan Sekadar “Penilaian”
Kurator tidak hanya memberi nilai, tetapi juga masukan konstruktif yang membantu UMKM memperbaiki produknya. Ini adalah bentuk inkubasi yang langka di program serupa.
3. Durasi Pameran 3 Bulan
Waktu yang cukup panjang untuk membangun exposure dan menarik perhatian buyer potensial.
4. Lokasi Strategis
Galeri Patrakomala terletak di pusat kota, mudah diakses oleh wisatawan, kolektor, dan pelaku industri kreatif.
5. Sinergi Lintas Sektor
Tidak hanya Dinas Perdagangan, tetapi juga melibatkan Dekranasda, akademisi, dan komunitas desainer. Ini menciptakan ekosistem yang utuh.
Bagi sebagian pelaku UMKM, mengikuti kurasi mungkin terasa sebagai “proses yang merepotkan.” Namun, di balik kerumitan itu tersimpan nilai strategis yang besar.
Kurasi adalah:
- Investasi kualitas – Produk yang lolos adalah produk yang telah teruji.
- Investasi branding – Produk yang dipajang di Patrakomala mendapat “stempel” kualitas dari pemerintah kota.
- Investasi jaringan – Pelaku UMKM bertemu dengan kurator, desainer, dan sesama pelaku usaha.
- Investasi masa depan – Dengan meningkatnya kualitas, peluang ekspansi pasar terbuka lebih lebar.
Galeri Patrakomala, melalui kegiatan kurasi ini, membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator dan akselerator bagi tumbuhnya industri kreatif lokal.
Bagi pelaku UMKM fesyen Bandung yang ingin produknya naik kelas, kurasi di Patrakomala adalah pintu masuk yang tidak boleh dilewatkan.
📌 Informasi bagi Pelaku UMKM:Informasi Detail Kegiatan Kurasi Produk Fesyen UMKM Penyelenggara Galeri Patrakomala & Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Waktu 13 Februari 2026 (dan akan diadakan secara berkala) Lokasi Kurasi Galeri Patrakomala, Jl. Ir. H. Juanda No. 30, Bandung Durasi Pameran 3 bulan bagi produk lolos kurasi Kriteria Peserta Legalitas usaha jelas, konsisten produksi, kualitas produk standar, siap kemas dan pasarkan Kontak Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung
Catatan: Informasi jadwal kurasi berikutnya dapat diakses melalui aplikasi Yes! Jitu atau media sosial resmi Pemkot Bandung.














