[Locusonline.co] Bandung – Di tengah euforia libur Idulfitri 1447 H yang kerap diiringi lonjakan pengunjung di berbagai destinasi publik, Kota Bandung justru menunjukkan sisi lain yang membanggakan. Sejumlah taman kota yang menjadi favorit warga dan wisatawan terpantau dalam kondisi bersih, tertib, dan terkendali.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung Humas Kota Bandung serta laporan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, sejumlah ruang publik ikonik seperti Taman Alun-alun, Taman Palestine Walk, Taman Cibeunying, Taman Lansia, dan Taman Dago Cikapayang berhasil menjaga kebersihan dan kenyamanannya meski dipadati pengunjung.
Alun-alun dan Baksil Kondusif, Tanpa Penumpukan Sampah
Hingga Senin (23/3/2026) pukul 14.30 WIB, situasi di kawasan Alun-alun Kota Bandung dan Babakan Siliwangi (Baksil) terpantau kondusif. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap diwarnai tumpukan sampah setelah liburan, kali ini kedua kawasan tersebut relatif bersih dan tertata.
Tidak terlihat penumpukan pengunjung yang berlebihan maupun sampah yang berserakan. Petugas kebersihan tampak sigap melakukan pembersihan secara berkala, sementara pengunjung terlihat lebih sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.
Taman Dago Cikapayang: Ramai Pesepeda, Tetapi Tetap Tertib
Aktivitas masyarakat terlihat lebih padat di kawasan Taman Dago Cikapayang. Ruang publik yang berada di kawasan utara Bandung ini menjadi magnet bagi para pesepeda dan keluarga yang ingin menikmati sore hari dengan latar pemandangan kota yang indah.
Sejumlah pengunjung memanfaatkan area taman untuk beristirahat, bersepeda santai, dan berfoto. Meskipun ramai, kondisi di lokasi tetap terpantau tertib dan terkendali.
“Suasananya ramai tapi nyaman. Banyak yang bersepeda, tapi tetap tertib dan sampahnya juga tidak berserakan. Petugasnya juga rajin keliling,” ujar salah seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.
Taman Lain Relatif Sepi, Kebersihan Lebih Mudah Terjaga
Sementara itu, taman-taman lainnya seperti Taman Palestine Walk, Taman Cibeunying, dan Taman Lansia tidak mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan. Dengan kondisi yang lebih lengang, kebersihan di lokasi-lokasi ini relatif lebih mudah dijaga.
DPKP Kota Bandung mencatat bahwa selama periode libur Idulfitri, petugas kebersihan terus melakukan pemantauan dan pembersihan secara rutin di taman-taman aktif yang menjadi tujuan warga. Kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga berakhirnya periode libur.
Jalan Ahmad Yani: Titik Rawan yang Kini Berbenah
Salah satu kabar baik lainnya datang dari kawasan Jalan Ahmad Yani. Selama ini, ruas jalan ini dikenal sebagai titik yang rawan penumpukan sampah, terutama saat libur panjang. Namun, pada Senin (23/3/2026), kawasan ini terpantau bersih dan rapi.
Tidak ada tumpukan sampah di sudut-sudut jalan maupun di sekitar tempat penampungan sementara. Petugas kebersihan tampak bekerja maksimal, dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga mulai meningkat.
“Kami terus melakukan patroli kebersihan di titik-titik rawan. Alhamdulillah, kesadaran warga juga mulai baik. Jalan Ahmad Yani sekarang jadi lebih bersih,” ujar seorang petugas DPKP yang sedang bertugas.
Upaya Berkelanjutan DPKP
DPKP Kota Bandung memastikan bahwa kegiatan pembersihan dan pemantauan taman-taman kota akan terus berlangsung hingga periode libur Idulfitri berakhir. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Penjadwalan Pembersihan Rutin: Petugas kebersihan dijadwalkan untuk membersihkan taman-taman aktif pada pagi, siang, dan sore hari.
- Penambahan Tempat Sampah: Di titik-titik rawan, DPKP menambah jumlah tempat sampah sementara untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
- Edukasi Pengunjung: Petugas lapangan secara aktif mengingatkan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya.
- Koordinasi dengan Satpol PP: Penertiban terhadap pedagang kaki lima yang berjualan tidak pada tempatnya juga dilakukan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban.
Harapan untuk Kota Bandung yang Lebih Bersih
Keberhasilan menjaga kebersihan taman kota dan kawasan publik selama libur Lebaran tahun ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu membawa perubahan positif.
DPKP berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan ruang publik tidak hanya berlangsung saat liburan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari. Dengan begitu, Kota Bandung akan semakin nyaman untuk dikunjungi dan dihuni.
“Kami mengapresiasi kesadaran masyarakat yang mulai peduli. Ini modal besar untuk menjadikan Bandung sebagai kota yang bersih dan berkelanjutan,” pungkas perwakilan DPKP.
Dengan kondisi taman yang tetap asri dan bersih, warga dan wisatawan masih dapat menikmati sisa liburan dengan nyaman. Kota Bandung membuktikan bahwa keramaian dan kebersihan bisa berjalan beriringan. (**)














