EkonomiInternasional

Hormuz Meledak! Israel Hantam Lebanon, Iran Tutup Kembali Jalur Minyak Dunia

rakyatdemokrasi
×

Hormuz Meledak! Israel Hantam Lebanon, Iran Tutup Kembali Jalur Minyak Dunia

Sebarkan artikel ini
Hormuz Meledak! Israel Hantam Lebanon, Iran Tutup Kembali Jalur Minyak Dunia locusonline featured image Apr 2026
foto:x

[Locusonline.co] Jakarta – Dunia dikejutkan oleh rangkaian eskalasi dramatis dalam hitungan jam. Setelah sempat ada secercah harapan dengan dibukanya Selat Hormuz oleh Iran, situasi berbalik 180 derajat menyusul serangan besar-besoran yang dilancarkan Israel ke Lebanon.

Ketegangan ini kini mengancam gencatan senjata yang baru saja terjalin dan memicu kekhawatiran akan perang regional yang lebih luas.

tempat.co

Babak 1: Secercah Harapan di Tengah Krisis

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran setelah Teheran menyetujui proposal 10 poin yang dianggap “bisa dilaksanakan” . Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran mengizinkan dua kapal tanker melewati Selat Hormuz dengan aman . Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran akan menghentikan “operasi defensif” dengan syarat serangan terhadap mereka juga dihentikan .

Babak 2: Israel Hantam Lebanon, Puluhan Tewas

Namun, optimisme itu sirna dalam hitungan jam. Israel melancarkan lebih dari 100 serangan udara dalam 10 menit ke berbagai lokasi di Lebanon, termasuk pusat kota Beirut .

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan setidaknya 112 orang tewas dan lebih dari 837 luka-luka dalam serangan yang disebut sebagai “eskalasi berbahaya” . Gedung apartemen, area komersial, dan infrastruktur sipil dilaporkan menjadi sasaran, memicu kepanikan warga dan kobaran api di jalanan Beirut .

Kontradiksi Gencatan Senjata

Kekacauan ini dipicu oleh perbedaan interpretasi perjanjian gencatan senjata. Mediator Pakistan menyatakan bahwa kesepakatan AS-Iran berlaku untuk semua pihak, termasuk Lebanon . Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas menyatakan bahwa gencatan senjata tidak mencakup Lebanon dan perang melawan Hizbullah akan terus berlanjut .

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut serangan ini sebagai pukulan terbesar terhadap Hizbullah sejak ledakan pager pada September 2024 . Pihak militer Israel mengklaim telah menargetkan “ratusan anggota Hizbullah” .

Babak 3: Iran Murka, Hormuz Ditutup Kembali

Langgar-menjadi tragedi. Iran langsung merespons dengan tindakan tegas. Teheran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz untuk semua lalu lintas kapal tanker minyak .

“Pelanggaran terhadap Lebanon adalah pelanggaran terhadap Iran,” tulis Jenderal Seyed Majid Mousavi dari Pasukan Garda Revolusi di media sosial .

Kondisi Selat Hormuz Saat Ini

Saat ini lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz berhenti total . Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa sebuah kapal tanker yang menuju ke selat harus memutar balik 180 derajat .

Ancaman Baru: Iran Siap Tarik Diri & Target Israel

Situasi kini berada di ambang ledakan. Pejabat Iran mengeluarkan ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya:

  1. Penarikan Diri dari Gencatan Senjata
    Dilansir Al Jazeera, Iran mengonfirmasi bahwa mereka sedang “mempertimbangkan penarikan diri penuh dari gencatan senjata” . Mereka menilai serangan Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian damai yang baru disepakati. “Gencatan senjata harus mencakup kawasan,” tegas seorang pejabat Iran .
  2. Identifikasi Target di Israel
    Media Shafaq News melaporkan, seperti yang Anda sebutkan, bahwa pasukan bersenjata Iran sekarang sedang mengidentifikasi target di dalam Israel . Langkah ini mengindikasikan bahwa balasan dari Teheran mungkin akan segera terjadi dalam waktu dekat.

Mengapa Ini Penting?

  • Ekonomi Global Terancam: Selat Hormuz adalah jalur vital bagi 20% minyak dunia. Penutupan ini telah menyebabkan harga minyak melonjak dan mengancam stabilitas ekonomi global .
  • Perang Regional: Jika Iran benar-benar menarik diri dari gencatan senjata dan menyerang Israel, konflik yang selama ini terbatas di Lebanon dan Iran berisiko meledak menjadi perang besar di Timur Tengah.
  • Krisis Kemanusiaan: Lebanon kembali berduka. Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah seiring tim penyelamat yang masih mencari korban di reruntuhan gedung di Beirut.

Dunia kini menahan napas menanti langkah selanjutnya. Akankah AS mampu menahan sekutunya, Israel, atau justru konflik ini akan membawa kawasan Timur Tengah ke dalam jurang peperangan yang lebih dalam? (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow