ArtikelBisnisOtomotif

Mana Yang Hebat, Keunggulan Motor Hybrid vs Motor Biasa

redaksilocus
×

Mana Yang Hebat, Keunggulan Motor Hybrid vs Motor Biasa

Sebarkan artikel ini
Mana Yang Hebat, Keunggulan Motor Hybrid vs Motor Biasa
foto : istimewa, pMana Yang Hebat, Keunggulan Motor Hybrid vs Motor Biasa
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Setelah Sidak ke Lokasi Jogging Track, Dua Aktivis Anti Korupsi Minta Wakil Bupati Garut Sidak ke Stadion Bola yang Menjadi Temuan BPK Rp 1,2 Miliar Lebih

Kasatpol PP Ngumpet Saat Wakil Bupati Garut Meninjau Jogging Track SOR Ciateul?

tempat.co

Selain itu, beberapa motor hybrid modern dilengkapi dengan fitur start-stop system dan regenerative braking. Saat motor berhenti (misalnya di lampu merah), mesin akan mati secara otomatis dan dihidupkan kembali saat dibutuhkan, mengurangi emisi idle yang tidak perlu. Regenerative braking memungkinkan energi dari pengereman diubah menjadi listrik dan disimpan dalam baterai.

Dengan begitu, motor hybrid bisa mengurangi jejak karbon secara nyata dan berkontribusi terhadap kualitas udara yang lebih bersih—terutama di kota-kota besar yang padat kendaraan.

  1. Kinerja dan Kenyamanan Berkendara Lebih Optimal

Salah satu miskonsepsi umum adalah bahwa motor hybrid kurang bertenaga. Faktanya, justru sebaliknya. Motor listrik memiliki karakteristik torsi instan, artinya tenaga langsung terasa begitu tuas gas diputar, tanpa delay seperti pada mesin konvensional.

Kombinasi ini membuat akselerasi lebih responsif dan halus. Selain itu, motor hybrid lebih senyap dibanding motor biasa karena mesin listrik tidak menghasilkan suara seperti mesin bensin. Hal ini menciptakan pengalaman berkendara yang lebih tenang dan nyaman, sangat cocok untuk penggunaan harian di lingkungan urban.

  1. Biaya Operasional Jangka Panjang yang Lebih Ekonomis

Memang benar, harga awal motor hybrid umumnya lebih tinggi dibanding motor biasa. Namun, investasi ini sering kali tertutupi oleh penghematan jangka panjang, antara lain:

  • Lebih hemat BBM karena tidak selalu menggunakan bensin.
  • Pemeliharaan mesin lebih ringan karena mesin bensin tidak bekerja secara terus-menerus.
  • Kampas rem lebih awet karena sistem pengereman regeneratif mengurangi keausan fisik.

Selain itu, di beberapa negara, pengguna kendaraan hybrid atau listrik mendapatkan insentif pajak atau subsidi dari pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow