BandungPariwisata

Bandung Zoo Akan Ditutup? Ini Tiga Skenario yang Sedang Dikaji Pemkot

rakyatdemokrasi
×

Bandung Zoo Akan Ditutup? Ini Tiga Skenario yang Sedang Dikaji Pemkot

Sebarkan artikel ini
Bandung Zoo Akan Ditutup. Ini Tiga Skenario yang Sedang Dikaji Pemkot locusonline featured image Jan2026

[Locusonline.co] BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung tengah mengkaji secara serius masa depan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Meski isu penutupan kerap mencuat, Pemkot menegaskan hingga kini belum ada keputusan final terkait arah pengelolaan kawasan tersebut. Seluruh opsi masih terbuka dan sedang dibahas secara lintas pemerintahan, melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa proses pengambilan keputusan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, kebijakan terkait Bandung Zoo menyangkut kepentingan publik yang luas, sekaligus melibatkan aspek kewenangan yang tidak sederhana.

tempat.co

“Lahannya milik Pemkot Bandung, tapi satwa dilindungi berada di bawah pengawasan pemerintah pusat dan provinsi. Karena itu, keputusan harus diambil bersama dan dengan pertimbangan matang,” ujar Farhan.

Tiga Skenario Masa Depan Bandung Zoo

Dalam kajian yang sedang berlangsung, Pemkot Bandung mempertimbangkan tiga skenario utama terkait masa depan kawasan Bandung Zoo.

Skenario pertama adalah mempertahankan status quo, yakni Bandung Zoo tetap beroperasi sebagai kebun binatang dengan konsep pengelolaan seperti saat ini. Opsi ini dinilai masih menjaga fungsi edukasi dan wisata yang selama ini melekat pada kawasan tersebut.

Skenario kedua adalah mengembangkan Bandung Zoo menjadi taman margasatwa dengan fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang lebih dominan. Dalam konsep ini, jumlah satwa akan dikurangi, namun kawasan hijau publik diperluas sehingga tetap mengakomodasi konservasi sekaligus kebutuhan ruang terbuka bagi warga kota.

Skenario ketiga adalah mengalihfungsikan kawasan Bandung Zoo sepenuhnya menjadi Ruang Terbuka Hijau tanpa satwa. Opsi ini dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya memenuhi target peningkatan RTH Kota Bandung secara maksimal.

Farhan menegaskan bahwa ketiga opsi tersebut masih dalam tahap kajian dan belum ada yang diprioritaskan. Pemerintah menargetkan proses pembahasan dan pengambilan keputusan bersama dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan ke depan.

Pertimbangan Sejarah dan Memori Kolektif Warga

Selain aspek lingkungan dan tata kota, Pemkot Bandung juga memberi perhatian khusus pada nilai sejarah Bandung Zoo. Kawasan ini memiliki akar panjang dalam perjalanan kota, bermula dari Jubileumpark yang diresmikan pada 1931 sebagai peringatan 25 tahun Kota Bandung, sebelum akhirnya dibuka sebagai Bandoengsch Dierentuin pada 1933.

Ahli sejarah Yudi Hamzah mengingatkan agar pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Menurutnya, Bandung Zoo telah menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat selama puluhan tahun, khususnya sebagai ruang edukasi dan rekreasi keluarga.

Ia menilai, penghapusan kebun binatang berisiko menimbulkan reaksi publik, sebagaimana yang pernah terjadi pada hilangnya sejumlah bangunan bersejarah di Bandung.

Kondisi Terkini dan Jaminan Pemkot

Selama kajian berlangsung, Pemkot Bandung memastikan bahwa kawasan Bandung Zoo tetap berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau yang dapat diakses masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kesejahteraan satwa yang ada, termasuk pemenuhan pakan dan koordinasi dengan kementerian terkait.

Farhan juga menekankan bahwa proses kajian dilakukan secara transparan. Seluruh masukan dari ahli, pemangku kepentingan, dan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan sebelum keputusan akhir diumumkan ke publik.

Latar Belakang Konflik Pengelolaan

Kajian masa depan Bandung Zoo tidak terlepas dari konflik pengelolaan yang telah berlangsung sejak pertengahan 2025. Sengketa antara dua kubu dalam yayasan pengelola sempat memicu penutupan sementara dan keributan di lokasi.

Pemkot Bandung bahkan sempat memberikan ultimatum bahwa jika konflik internal yayasan tidak diselesaikan, pemerintah akan mengusulkan pencabutan izin konservasi ke Kementerian Kehutanan. Konflik ini memperlihatkan kompleksitas pengelolaan Bandung Zoo yang melibatkan aspek bisnis, konservasi, dan kepentingan publik.

Menanti Keputusan Akhir

Pemkot Bandung menegaskan bahwa kebijakan akhir terkait Bandung Zoo harus berpihak pada kepentingan jangka panjang kota dan warganya. Keputusan tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan pelestarian lingkungan, penghormatan terhadap nilai sejarah, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat akan ruang publik dan sarana edukasi.

Dengan tenggat waktu dua bulan, masyarakat Bandung kini menanti hasil kajian yang diharapkan dapat memberikan kepastian arah bagi salah satu ikon kota yang sarat sejarah dan kenangan tersebut. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow