Ia berharap layanan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di Tasikmalaya dan sekitarnya.
Program bus sekolah gratis ini sekaligus menjadi cermin kondisi layanan publik di daerah. Saat fasilitas transportasi pelajar masih terbatas, aparat keamanan justru mengambil peran tambahan sebagai pengantar masa depan.
Langkah Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar ini diharapkan dapat memicu pihak lain, termasuk pemerintah daerah, untuk lebih serius membangun sistem transportasi pendidikan yang permanen, bukan sekadar bergantung pada inisiatif darurat.
Di tengah padatnya agenda rapat dan janji peningkatan mutu pendidikan, bus Brimob yang melaju setiap pagi kini menjadi pengingat: bagi sebagian siswa, sekolah bukan soal motivasi semata, tetapi soal apakah mereka bisa sampai ke kelas tepat waktu.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”











